Saturday, January 11, 2020

Kesehatan Mulut Sebab Berkumur Ketika Berwudhu

oleh: Silmi Adawiya

‎بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم.        

                                                           ‎السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه.                                                                          
Saudaraku.......                                                            
Dalam bahasa Arab, kata wudhu merupakan turunan dari kata kerja (fi’il), wudhu’a yadha’u yang artinya bersih. Kemudian, ketika kata ini menjadi istilah dalam fikih (hukum Islam), arti kata wudhu adalah perbuatan mengambil wudhu, yang menggunakan air yang suci lagi mensucikan untuk meratakannya pada anggota-anggota tubuh tertentu sebagaimana yang dijelaskan dan disyariatkan oleh Allah dan diajarkan oleh Rasulullah

Islam mengharuskan pada tiap ummatnya yang hendak melakukan ibadah agar bersuci terlebih dahulu dengan cara berwudu. Adapun landasan hukum wudhu menurut Sayyid Sabiq dalam kitab Fikih Sunnah adalah firman Allah dalam QS Al Maidah ayat 5:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah

Salah satu yang disyariatkan dalam berwudhu adalah sunnah untuk berkumur-kumur. Berkumur-kumur disini bukanlah satu urutan yang dihadirkan tanpa makna di dalamnya, melainkan agenda berkumur saat wudhu memberikan pengaruh pada kesehatan holistik seseorang. Oleh karena itu sungguh tidaklah merugi siapa yang menjalankan amalan sunnah ini ketika berwudhu.

Disebutkan oleh Oan Hasanuddin dalam karyanya Mukjizat Berwudu bahwa mulut sebagai salah satu digestivus system (sistem pencernaan makanan) secara mekanik dan kimiawi, maka sudah tentu meninggalkan sisa-sisa makanan yang akan diurai oleh mikroorganisme. Dengan berkumur sudah barang tentu akan mengeluarkan sisa-sisa makanan yang terselip diantara gigi.


Sedangkan lidah yang letaknya berada dalam mulut, adalah salah satu dasar diagnosa dalam ilmu akupuntur. Darinya dapat diketahui pertanda penyakit yang baru timbul dan  patogen yang masih dangkal. Dan sudah barangtentu lidah bisa menyebabkan seseorang selamat dan juga celaka di dunia dan akhirat.

Dengan demikian pensyari’atan berkumur ketika berwudu dapat memberikan kesehatan holistik. Secara jasmani akan memberikan kesehatan pada rongga mulut dari kotoran sisa-sisa makanan dan minuman, serta sisa-sisa metabolisme.

Kemudian secara rohani, karena salah satu fungsi lidah untuk berkomunikasi, jangankan berkomunikasi dengan Allah, jika kita berkomunikasi dengan sesama manusia pun kita akan merasa tidak percaya diri jika mulut kita dalam keadaan tidak bersih. wudhu sebagai syarat untuk melakukan salat, dan salat adalah sarana komunikasi seorang hamba terhadap Sang Pencipta, dan sepatutnya mulut kita dalam keadaan bersih.


‎وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه