Showing posts with label Virtual. Show all posts
Showing posts with label Virtual. Show all posts

Wednesday, August 27, 2014

Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare

Bagi anda yang ingin belajar Mikrotik RouterOS tapi tidak punya RouterBoard Mikrotik nya, jangan khawatir karena anda masih bisa Belajar Mikrotik dengan menggunakan Virtual Machine (VM). Ada beberapa Virtual Machine yang bisa digunakan seperti VMWare, VirtualBox, dll.

Sebenarnya untuk topik Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard sudah pernah saya bahas disini :

Yang jadi masalah adalah untuk bisa Belajar Mikrotik di Software VM, kita perlu software RouterOS Mikrotik nya. Sofware RouterOS yang dibutuhkan adalah versi PC (x86). Sebenarnya kita bisa download file iso RouterOS gratis dari mikrotik.com atau website lain, tapi tentu saja ketika kita menginstall nya di VM kita harus memasukkan lisensi. Jika tidak maka RouterOS itu akan berjalan pada versi trial yang hanya bisa digunakan selama 24 jam saja.

Banyak juga situs lain yang menyediakan link download RouterOS + lisensi level 6, tapi kebanyakan versi nya lama alias jadul (versi 5.2 kebawah). Sedangkan sekarang RouterOS sudah sampai versi 6 bahkan mau beranjak ke versi 7.

Nah, untuk itu disini saya akan share link Download Mikrotik RouterOS v6.10 khusus VMWare. Jadi ROS v6.10 ini hanya bisa digunakan di VMWare saja karena extensi file nya .ova. Nah, dengan ini kita bisa Belajar Mikrotik RouterOS terbaru versi 6.10 dengan mudah.

Anda bisa Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare via Google Drive disini :
NOTE : 
File ini saya share hanya untuk kepentingan Belajar saja. Untuk kepentingan lainnya silakan anda beli lisensi resmi nya! Support the Developer :)
Password RAR : www.mikrotikwiki.com

Cara pakainya sebagai berikut :
1. Pastikan Anda sudah menginstall VMWare. Jika belum silakan install dulu.

2. Download file di atas.

3. Extract file RAR nya.

4. Buka file MikroTik v6.10.ova, akan muncul tampilan Import Virtual Machine dari VMWare.



5. Pilih direktori untuk menyimpan file VM nya seperti gambar di atas.

6. Klik Import.

7. VM Baru bernama MikroTik v6.10 akan muncul di VMWare



8. Untuk menjalankan VM nya klik Power on this virtual machine.


10. Kita juga bisa login Mikrotik dengan Winbox. Tinggal scan saja di Winbox nya.



11. Berikut adalah tampilan RouterOS v6.10 x86 yang running di VMWare :


Oke sekian dulu. Jika anda ingin Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare untuk Belajar Mikrotik, silakan ikuti tutorial di atas. Semoga bermanfaat :)

Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare

Bagi anda yang ingin belajar Mikrotik RouterOS tapi tidak punya RouterBoard Mikrotik nya, jangan khawatir karena anda masih bisa Belajar Mikrotik dengan menggunakan Virtual Machine (VM). Ada beberapa Virtual Machine yang bisa digunakan seperti VMWare, VirtualBox, dll.

Sebenarnya untuk topik Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard sudah pernah saya bahas disini :

Yang jadi masalah adalah untuk bisa Belajar Mikrotik di Software VM, kita perlu software RouterOS Mikrotik nya. Sofware RouterOS yang dibutuhkan adalah versi PC (x86). Sebenarnya kita bisa download file iso RouterOS gratis dari mikrotik.com atau website lain, tapi tentu saja ketika kita menginstall nya di VM kita harus memasukkan lisensi. Jika tidak maka RouterOS itu akan berjalan pada versi trial yang hanya bisa digunakan selama 24 jam saja.

Banyak juga situs lain yang menyediakan link download RouterOS + lisensi level 6, tapi kebanyakan versi nya lama alias jadul (versi 5.2 kebawah). Sedangkan sekarang RouterOS sudah sampai versi 6 bahkan mau beranjak ke versi 7.

Nah, untuk itu disini saya akan share link Download Mikrotik RouterOS v6.10 khusus VMWare. Jadi ROS v6.10 ini hanya bisa digunakan di VMWare saja karena extensi file nya .ova. Nah, dengan ini kita bisa Belajar Mikrotik RouterOS terbaru versi 6.10 dengan mudah.

Anda bisa Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare via Google Drive disini :
NOTE : 
File ini saya share hanya untuk kepentingan Belajar saja. Untuk kepentingan lainnya silakan anda beli lisensi resmi nya! Support the Developer :)
Password RAR : www.mikrotikwiki.com

Cara pakainya sebagai berikut :
1. Pastikan Anda sudah menginstall VMWare. Jika belum silakan install dulu.

2. Download file di atas.

3. Extract file RAR nya.

4. Buka file MikroTik v6.10.ova, akan muncul tampilan Import Virtual Machine dari VMWare.



5. Pilih direktori untuk menyimpan file VM nya seperti gambar di atas.

6. Klik Import.

7. VM Baru bernama MikroTik v6.10 akan muncul di VMWare



8. Untuk menjalankan VM nya klik Power on this virtual machine.


10. Kita juga bisa login Mikrotik dengan Winbox. Tinggal scan saja di Winbox nya.



11. Berikut adalah tampilan RouterOS v6.10 x86 yang running di VMWare :


Oke sekian dulu. Jika anda ingin Download Mikrotik RouterOS v6.10 VMWare untuk Belajar Mikrotik, silakan ikuti tutorial di atas. Semoga bermanfaat :)

Monday, February 3, 2014

Alasan Kenapa Tidak Bisa Konek Winbox via Mac Address Mikrotik

Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox? 
Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address? 
Mungkin dua pertanyaan ini pernah keluar dari pikiran anda ketika mau mengakses Mikrotik via Winbox tapi tidak bisa. Nah, kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan menjawab pertanyaan tersebut. Anda bisa download Winbox Mikrotik disini.

Pada dasarnya Winbox adalah sebuah utility yang digunakan untuk melakukan remote ke server mikrotik dalam mode GUI (Graphical User Interface). Jadi dengan ini anda tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah-perintah Mikrotik, hanya tinggal klik saja. Biasanya kita tinggal search aja di menu [...] di samping Connect to maka Mikrotik kita akan terdeteksi. Selanjutnya kita bisa memilih untuk konek Mikrotik ke Winbox via IP address atau MAC Address, seperti gambar berikut ini :


Nah, kemudian muncul pertanyaan pertama : 
"Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox?" 

Ada beberapa kemungkinan :
1. Mikrotik belum terkoneksi dengan benar ke PC/Laptop 
Jika menggunakan Kabel, cek kabel UTP nya apakah memang bisa digunakan.
Jika menggunakan Wireless, pastikan Laptop sudah terkoneksi dengan SSID Mikrotik nya dengan baik.
Jika menggunakan Wireless Hotspot, Pastikan anda sudah LOGIN ke hotspot Mikrotik dulu via web browser.

2. Mikrotik anda Hang/Crash, sehingga tidak terdeteksi. Solusinya coba restart Mikrotik nya dengan mencabut dan memasang kembali kabel power nya.

3. PC/Laptop yang digunakan terinstall Virtual Adapter dari aplikasi lain, seperti VirtualBox atau VMWare, dsb. Ternyata hal inilah yang selama ini saya alami setelah kedua kemungkinan di atas sudah teratasi. Mungkin hal ini juga yang terjadi pada Laptop/PC anda. Coba anda cek di "Network and Sharing Center" apakah ada virtual adapter lain yang terinstall di PC anda. 

Jika Virtual Adapter lain itu aktif, maka ketika kita coba search Mikrotik di Winbox, Mikrotik nya tidak muncul.


Untuk mengatasi hal ini, kita bisa menonaktifkan dulu virtual adapter tersebut dengan masuk ke menu "Change Adapter Settings". 
 

Disable dulu semua virtual adapter yang terinstall di PC/Laptop kita. Klik kanan di Virtual Adapter --> Klik Disable. Seperti gambar berikut :
 

Jika sudah nonaktif semua, coba search lagi Mikrotik nya di Winbox. Maka Mikrotik nya pun akan muncul seperti gambar berikut ini :

Coba konek Mikrotik via MAC Address nya.

Sekarang coba aktifkan kembali salah satu Virtual Adapter nya. Maka Winbox akan memunculkan pesan error "Router has been disconnected". Seperti gambar berikut ini :


Hal ini terjadi karena kita konek ke Winbox nya via MAC Address. Sehingga ketika Virtual Adapter nya diaktifkan koneksi ke Winbox akan putus dan tidak bisa menyambung lagi via MAC Address. Hanya bisa konek via IP Address nya.

Oke, jadi hal ini sudah menjawab pertanyaan kedua : 
"Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address?"

Itulah beberapa Alasan Kenapa Tidak Bisa Konek Winbox via Mac Address Mikrotik yang selama ini saya alami dan ternyata ada sebab dan solusinya. Semoga apa yang saya tuliskan di atas bisa membantu anda. 

Wednesday, December 18, 2013

Tutorial Cara Auto Start VM VirtualBox

Jika anda menggunakan VirtualBox, hingga versi 4.3 belum terdapat opsi untuk melakukan auto start VM VirtualBox, atau menjalankan secara otomatis VM VirtualBox saat PC dinyalakan (Start up) seperti yang terdapat pada VMWare. Namun jangan khawatir, karena hal ini masih bisa diakali dengan menggunakan beberapa trik.

Fitur Auto start ini sangat bermanfaat ketika kita akan membuat dan menggunakan Proxy Server, dll menggunakan Mikrotik di PC sendiri, ataupun melakukan hal lainnya. Nah, agar fitur auto start VirtualBox dapat kita gunakan, ada beberapa trik yang harus kita jalankan. Trik yang paling mudah dan simpel adalah dengan membuat shortcut VM yang mau dijalankan dan menjalankannya secara otomatis ketika PC start up. 

Tutorial Cara Auto Start VM VirtualBox dengan mudah

:
1. Buka VirtualBox 
2. Klik kanan pada VM yang mau di Auto Start
3. Klik "Create Shortcut on Desktop"


5. Akan Muncul Shortcut VM VirtualBox di Desktop
6. Buka Windows Explorer, Masuk ke direktori ini :
C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup
7. Drag n Drop atau copy paste Shortcut nya ke direktori tadi


8. Kalo muncul peringatan seperti ini pilih "Continue" saja

9. Jadinya kaya gini :

10. Coba anda restart PC/Laptop nya. Saat Windows Start up maka VM VirtualBox nya akan jalan secara otomatis (auto start).

NB : Saya menggunakan Windows 8. Untuk versi Windows lain mungkin perlu disesuaikan untuk direktory start up nya. Dan untuk Linux ada caranya sendiri, silakan googling aja ya :)

Oke selamat mencoba dan semoga Tutorial Cara Auto Start VM VirtualBox ini bermanfaat :)

Monday, December 9, 2013

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox

Pada artikel sebelumnya saya pernah membahas tentang Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare. Kali ini hampir sama sebenarnya masih membahas tentang Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard namun bukan menggunakan VMWare melainkan VirtualBox. Oya, sebelumnya saya jelasin dulu apa itu VMWare dan VirtualBox. Jadi kedua software ini dapat menjalankan sistem operasi secara virtual didalam sistem operasi di PC/laptop kita. Misalnya kita mau jalanin Linux Ubuntu di Windows 7 PC kita. Udah ngerti kan?

Sekarang saya coba jelaskan kenapa kali ini saya menggunakan VirtualBox bukannya VMWare. Alasannya yaitu karena kelebihan VirtualBox daripada VMWare :
1. VirtualBox itu Software GRATIS, Sedangkan VMWare Workstation Tidak
2. VirtualBox lebih simpel dan mudah digunakan
3. VirtualBox lebih enteng dibandingkan VMWare
4. Dll, Dsb, Dst.. :D

Oke, sekarang saya coba jelaskan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Disini kita menggunakan VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik dan Windows XP secara virtual. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa belajar dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Hal ini saya lakukan karena saya lagi ada tugas negara dan tidak bawa RouterBoard Mikrotik. Jadi kalo mau experimen kan susah. Oleh karena itulah saya coba pakai Virtual Machine ini. 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar topologi yang akan kita bangun berikut ini :


Hal yang kita butuhkan adalah :
1. PC/Laptop yang terkoneksi ke Internet. Mau konek pake Modem, Wifi, atau lainnya terserah anda. 
2. Software VirtualBox terbaru, silakan download disini.
3. File Installer RouterOS Mikrotik, Silakan cari disini.
4. File Installer (ISO) Windows XP, Silakan sendiri ya. Googling aja :D
5. Winbox Mikrotik ada disini.
6. Secangkir kopi dan cemilan untuk menemani kita ngoprek ;)

Disini saya menggunakan Windows XP supaya lebih gampang konfigurasinya. Selain itu juga lebih enteng dan cepet loadingnya. Kalau anda mau pake windows lain silakan saja. Atau mau pake Linux juga ga masalah. Tapi disini saya contohkan caranya menggunakan Windows XP SP3.

Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
1. Silakan Download dan Install VirtualBox nya
2. Buat VM baru untuk Windows XP, sesuaikan resource (RAM, Harddisk) dengan spek PC anda
3. Boot VM tersebut dengan installer Windows XP (ISO)
4. Jalankan VM Win XP nya --> Lakukan proses instalasi Win XP sampai selesai
5. Buat VM baru untuk Mikrotik --> Lakukan hal yang sama seperti pada Win XP
6. Boot VM tersebut dengan installer RouterOS Mikrotik (ISO)
7. Jalankan VM Mikrotik nya --> Lakukan proses Instalasi Mikrotik RouterOS sampai selesai (Tutorialnya ada disini)

Langkah Konfigurasi Jaringan :
Sesuai dengan topologi di atas, kita gunakan 2 Ether pada Mikrotik. 
Ether1 untuk koneksi ke Client (Host-only) --> IP address 10.10.10.2/24
Ether2 untuk koneksi ke Internet (NAT) --> IP address otomatis dari DHCP Client

Lebih jelasnya silakan lihat Video Tutorial yang saya buat khusus untuk kalian berikut ini :

 

Oke, Semoga Tutorial Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox ini bermanfaat. Selamat mencoba. :)

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox

Pada artikel sebelumnya saya pernah membahas tentang Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare. Kali ini hampir sama sebenarnya masih membahas tentang Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard namun bukan menggunakan VMWare melainkan VirtualBox. Oya, sebelumnya saya jelasin dulu apa itu VMWare dan VirtualBox. Jadi kedua software ini dapat menjalankan sistem operasi secara virtual didalam sistem operasi di PC/laptop kita. Misalnya kita mau jalanin Linux Ubuntu di Windows 7 PC kita. Udah ngerti kan?

Sekarang saya coba jelaskan kenapa kali ini saya menggunakan VirtualBox bukannya VMWare. Alasannya yaitu karena kelebihan VirtualBox daripada VMWare :
1. VirtualBox itu Software GRATIS, Sedangkan VMWare Workstation Tidak
2. VirtualBox lebih simpel dan mudah digunakan
3. VirtualBox lebih enteng dibandingkan VMWare
4. Dll, Dsb, Dst.. :D

Oke, sekarang saya coba jelaskan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Disini kita menggunakan VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik dan Windows XP secara virtual. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa belajar dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Hal ini saya lakukan karena saya lagi ada tugas negara dan tidak bawa RouterBoard Mikrotik. Jadi kalo mau experimen kan susah. Oleh karena itulah saya coba pakai Virtual Machine ini. 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar topologi yang akan kita bangun berikut ini :


Hal yang kita butuhkan adalah :
1. PC/Laptop yang terkoneksi ke Internet. Mau konek pake Modem, Wifi, atau lainnya terserah anda. 
2. Software VirtualBox terbaru, silakan download disini.
3. File Installer RouterOS Mikrotik, Silakan cari disini.
4. File Installer (ISO) Windows XP, Silakan sendiri ya. Googling aja :D
5. Winbox Mikrotik ada disini.
6. Secangkir kopi dan cemilan untuk menemani kita ngoprek ;)

Disini saya menggunakan Windows XP supaya lebih gampang konfigurasinya. Selain itu juga lebih enteng dan cepet loadingnya. Kalau anda mau pake windows lain silakan saja. Atau mau pake Linux juga ga masalah. Tapi disini saya contohkan caranya menggunakan Windows XP SP3.

Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
1. Silakan Download dan Install VirtualBox nya
2. Buat VM baru untuk Windows XP, sesuaikan resource (RAM, Harddisk) dengan spek PC anda
3. Boot VM tersebut dengan installer Windows XP (ISO)
4. Jalankan VM Win XP nya --> Lakukan proses instalasi Win XP sampai selesai
5. Buat VM baru untuk Mikrotik --> Lakukan hal yang sama seperti pada Win XP
6. Boot VM tersebut dengan installer RouterOS Mikrotik (ISO)
7. Jalankan VM Mikrotik nya --> Lakukan proses Instalasi Mikrotik RouterOS sampai selesai (Tutorialnya ada disini)

Langkah Konfigurasi Jaringan :
Sesuai dengan topologi di atas, kita gunakan 2 Ether pada Mikrotik. 
Ether1 untuk koneksi ke Client (Host-only) --> IP address 10.10.10.2/24
Ether2 untuk koneksi ke Internet (NAT) --> IP address otomatis dari DHCP Client

Lebih jelasnya silakan lihat Video Tutorial yang saya buat khusus untuk kalian berikut ini :

 

Oke, Semoga Tutorial Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox ini bermanfaat. Selamat mencoba. :)

Monday, September 16, 2013

Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik

Sertifikasi MTCNA (Mikrotik Training Certified Network Associated) merupakan sertifikasi Mikrotik yang paling dasar. Ada beberapa sertifikasi yang disediakan oleh Mikrotik, yaitu :

    MTCNA - MikroTik Certified Network Associate (Basic Essentials)
    MTCRE - MikroTik Certified Routing Engineer (Routing)
    MTCWE - MikroTik Certified Wireless Engineer (Wireless)
    MTCTCE - MikroTik Certified Traffic Control Engineer (Traffic Control)
    MTCUME - MikroTik Certified User Management Engineer (User Manager)
    MTCINE - MikroTik Certified Inter-networking Engineer (Inter Networking)

Untuk dapat memiliki sertifikat MTCWE, MTCRE, MTCTCE, MTCUME dan MTCINE, sebelumnya harus sudah lolos sertifikasi MTCNA terlebih dahulu. Oleh karena itu sertifikasi MTCNA menjadi sangat penting bagi anda penggiat Mikrotik. Jadi, kali ini kita akan membahas tips untuk sertifikasi MTCNA Mikrotik.

Sertifikasi diselenggarakan oleh lembaga training yang sudah menjalin kerjasama dengan Mikrotik. Di Indonesia ada banyak lembaga training Mikrotik yang menyelenggarakan Training sekaligus Sertifikasi nya. Untuk dapat mengikuti sertifikasi Mikrotik harus membayar biaya ke lembaga training tersebut, untuk nominal harga nya bervariasi tergantung lembaga training tersebut. Jika ikut sertifikasi maka dilakukan training materi Mikrotik dulu oleh lembaga training (biasanya lebih dari sehari) kemudian baru dilakukan ujian sertifikasi. 

Berikut ini beberapa peraturan pada tes sertifikasi Mikrotik :

  • Soal ujian sertifikasi menggunakan bahasa Inggris. 
  • Tidak boleh copy paste dan screenshot soal.
  • Waktu mengikuti Ujian Online Jika Score Dibawah atau sama dengan 49 maka dinyatakan TIDAK LULUS
  • Jika Score Antara 50%-59% akan mendapat kesempatan yg ke 2 dengan Mengikuti Ujian Online sekali lagi (biasanya soalnya lebih rumit)
  • Jika Score 60% keatas dinyatakan LULUS
  • Dan bagi yg ingin menjadi TRAINER Score Lulus Minimal 75 %
  • Masa Berlaku Sertifikat 3 Tahun
  • Tipe ujian nya open book, jadi boleh buka buku apa saja, namun tidak boleh tanya dan mencontek siapapun. 
Oke sekarang kita bahas tentang tips nya. Karena MTCNA merupakan tes Mikrotik basic, maka soal yang akan keluar itu merupakan dasar-dasar (basic) Mikrotik, seperti Router OS secara umum, Firewall, QoS, Network Management, Wireless, Bridging, Routing, dan Tunnel. 

Berikut ini beberapa Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik :

Tips #1
Soal yang digunakan berbahasa Inggris, jadi kalo kalian ga bisa berbahasa Inggris bisa memanfaatkan tool Google Translate untuk menterjemahkan soalnya, tapi ingat jangan copy paste soalnya! Tulis ulang saja soalnya untuk menghindari hal-hal yang tidak anda inginkan ok? ;)

Tips #2
Kerjakanlah soal yang mudah dulu. Jika ada soal yang susah lewati saja cari yang mudah dulu.

Tips #3
Jawaban dari soal tersebut biasanya sudah ada di wiki.mikrotik.com. Silakan anda cari saja, atau bisa juga cari di google.

Tips #4
Jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan soal. Jika anda sudah selesai sebelum waktunya, telitilah kembali jawaban anda. 

Tips #5 
Berdoalah sebelum ujian, dan yakinkan diri anda bahwa anda pasti dapat mengerjakan dengan baik semua soalnya dan lulus dengan nilai memuaskan.

Tips #6
Anda bisa mencoba mengerjakan latihan soal dari akun Mikrotik anda. Atau juga dapat mencoba mengerjakan contoh soal MTCNA Mikrotik yang dapat anda download disini. 

Oke, mungkin sekian dulu tips dari saya. Karena sudah lama juga tes ujian sertifikasi Mikrotik ini saya ikuti jadi udah agak lupa-lupa ingat gitu. Dulu juga pas ikut tes ga bayar alias Gratis, karena diselenggarakan oleh kampus saya di Diploma Teknik Elektro, UGM. Jadi mohon maklum jika informasinya ada yang kurang.

Oya, kalo udah selesai maka akan muncul hasil ujian nya seperti gambar berikut :


Seperti penjelasan di atas, kalau nilai nya 60% keatas maka tes nya lulus. Saya cuma bisa dapat 68% saja karena tes nya dilakukan beberapa bulan setelah mata kuliah Mikrotik di Kampus saya. Jadi cuma belajar sehari tok langsung tes, jadinya cuma dapat segini :D Nilai segitu pun adalah nilai tertinggi loh diantara semua yang ikut tes waktu itu :D.

Oke, kalo udah lulus sertifikasi Mikrotik kita akan dapat Sertifikat nya. Nah sertifikat ini langsung jadi setelah anda lulus, tapi bentuknya berupa Softcopy. Anda bisa mendownload file Sertifikat nya pada akun Mikrotik anda. Pada bagian Training, pilih my certificates.


Silakan anda download file nya berupa PDF atau images.

Oya, kalau anda ikut tes di lembaga training Mikrotik maka anda akan mendapat Sertifikat juga dari lembaga tersebut. Karena saya ikut yang gratisan dari kampus jadi ga dapet Sertifikat yang itu :D

Ini adalah sertifikat Mikrotik MTCNA saya :
Mungkin cukup sekian dulu sharing dari saya tentang Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik. Bagi anda yang akan menghadapi ujian Sertifikasi Mikrotik semoga dengan membaca info ini anda bisa lebih siap dan lebih baik dalam mengerjakan soalnya.

Download Contoh Soal Sertifikasi MTCNA Mikrotik disini!

Thursday, September 5, 2013

Virtual Access Point Mikrotik

Virtual Access Point (VAP) pada Mikrotik adalah interface virtual yang dapat digunakan untuk membuat beberapa Access Point dari satu interface Wireless fisik. Jadi hanya dengan satu interface Wireless fisik saja kita dapat membuat banyak Access Point dengan SSID, IP address, dan MAC Address yang berbeda tiap AP nya. 

Virtual Access Point pada Mikrotik juga dapat menggunakan DHCP Server pada masing VAP nya. Selain itu kita juga bisa mengatur firewall pada interface VAP ini. Fitur tersebut sama seperti pada Virtual LAN (VLAN) pada jaringan kabel. 

Contoh penggunaan Virtual Access Point Mikrotik misalnya ketika anda hendak membuat dua buah hotspot pada kantor anda, dimana satu hotspot digunakan sebagai hotspot khusus karyawan, sedangkan satunya khusus untuk tamu kantor. Anda dapat membuat hal tersebut hanya dengan sebuah Mikrotik yang memiliki satu interface wireless fisik. Tentu saja dengan memanfaatkan fitur VAP ini.

Cara membuat VAP di Mikrotik ini sangat mudah. Buka Winbox, masuk ke menu Wireless --> Aktifkan interface wireless nya --> Set Wlan dengan mode AP Bridge --> Atur parameter lainnya sesuai keinginan anda.


Selanjutnya, masih di jendela Wireless Tables, klik tombol + dan pilih VirtualAP.

Pada Tab General anda dapat merubah nama VAP dan MAC Address nya. Sedangkan pada tab Wireless, anda dapat merubah nama SSID (Service Set Identifier) nya. 

Master Interface adalah interface wireless fisik yang dimiliki oleh Mikrotik tersebut. jika Mikrotik hanya punya satu interface Wlan, maka Master interface nya hanya satu.

VAP ini juga dapat diberikan Security Profile yang berbeda dari master interface nya. Silakan anda buat Security profile nya dan pasangkan pada VAP yang diinginkan. 

Secara umum VAP ini memiliki fitur yang sama seperti master interfce Wlan nya. Namun, pada VAP tidak dapat mengatur frekuensi yang digunakan, karena frekuensi dan pengaturan Band, channel width, mode nya mengikuti Master Interfacenya.

Salah satu hal iseng yang bisa dilakukan dengan VAP ini adalah ketika kita ingin membuat ucapan atau kata-kata tertentu dengan memanfaatkan SSID pada VAP. Seperti yang saya coba lakukan untuk membuat ucapan pernikahan buat tetangga sebelah yang sedang nikahan :D. Jadinya seperti ini :

Jangan ditiru yah, ini cuma iseng aja. Kasian nanti tetangga pada bingung liat banyak SSID berkeliaran disekitarnya :D.

Oke cukup sekian dulu tutorial Mikrotik Indonesia tentang Virtual Access Point Mikrotik. Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat :)

Virtual Access Point Mikrotik

Virtual Access Point (VAP) pada Mikrotik adalah interface virtual yang dapat digunakan untuk membuat beberapa Access Point dari satu interface Wireless fisik. Jadi hanya dengan satu interface Wireless fisik saja kita dapat membuat banyak Access Point dengan SSID, IP address, dan MAC Address yang berbeda tiap AP nya. 

Virtual Access Point pada Mikrotik juga dapat menggunakan DHCP Server pada masing VAP nya. Selain itu kita juga bisa mengatur firewall pada interface VAP ini. Fitur tersebut sama seperti pada Virtual LAN (VLAN) pada jaringan kabel. 

Contoh penggunaan Virtual Access Point Mikrotik misalnya ketika anda hendak membuat dua buah hotspot pada kantor anda, dimana satu hotspot digunakan sebagai hotspot khusus karyawan, sedangkan satunya khusus untuk tamu kantor. Anda dapat membuat hal tersebut hanya dengan sebuah Mikrotik yang memiliki satu interface wireless fisik. Tentu saja dengan memanfaatkan fitur VAP ini.

Cara membuat VAP di Mikrotik ini sangat mudah. Buka Winbox, masuk ke menu Wireless --> Aktifkan interface wireless nya --> Set Wlan dengan mode AP Bridge --> Atur parameter lainnya sesuai keinginan anda.


Selanjutnya, masih di jendela Wireless Tables, klik tombol + dan pilih VirtualAP.

Pada Tab General anda dapat merubah nama VAP dan MAC Address nya. Sedangkan pada tab Wireless, anda dapat merubah nama SSID (Service Set Identifier) nya. 

Master Interface adalah interface wireless fisik yang dimiliki oleh Mikrotik tersebut. jika Mikrotik hanya punya satu interface Wlan, maka Master interface nya hanya satu.

VAP ini juga dapat diberikan Security Profile yang berbeda dari master interface nya. Silakan anda buat Security profile nya dan pasangkan pada VAP yang diinginkan. 

Secara umum VAP ini memiliki fitur yang sama seperti master interfce Wlan nya. Namun, pada VAP tidak dapat mengatur frekuensi yang digunakan, karena frekuensi dan pengaturan Band, channel width, mode nya mengikuti Master Interfacenya.

Salah satu hal iseng yang bisa dilakukan dengan VAP ini adalah ketika kita ingin membuat ucapan atau kata-kata tertentu dengan memanfaatkan SSID pada VAP. Seperti yang saya coba lakukan untuk membuat ucapan pernikahan buat tetangga sebelah yang sedang nikahan :D. Jadinya seperti ini :

Jangan ditiru yah, ini cuma iseng aja. Kasian nanti tetangga pada bingung liat banyak SSID berkeliaran disekitarnya :D.

Oke cukup sekian dulu tutorial Mikrotik Indonesia tentang Virtual Access Point Mikrotik. Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat :)

Friday, March 1, 2013

Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare

Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare - Bagi anda yang ingin belajar Mikrotik tapi tidak punya Router Board nya ga usah kuatir, karena kita masih bisa belajar mikrotik dengan menggunakan file iso Mikrotik. Jadi sebenarnya Mikrotik itu adalah Linux yang dibuat khusus untuk Router. Sehingga kita ga perlu punya router board nya, yang penting punya software Mikrotik nya dalam bentuk file ISO. File ISO Mikrotik ini bisa dijalankan di PC bekas (Baca Artikel sebelumnya : Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS). Namun kali ini kita akan install tanpa PC bekas tambahan yaitu dengan menjalankan menggunakan Virtual Machine seperti VMWare Player, VMware Workstation, Virtual Box, dll.



Kemudian dari VM itu kita koneksikan ke Winbox. Tinggal kita otak-atik aja deh mikrotiknya, experimen buat belajar Mikrotik :). Oke langsung aja ya ke caranya, berikut hal-hal yang dibutuhkan untuk Belajar Mikrotik tanpa Perlu Punya Router Board Mikrotik :
  • Komputer/Laptop
  • File ISO Mikrotik
  • Virtual Machine (saya menggunakan VMWare Workstation)
  • Semangat untuk belajar dengan hal yang agak ribet menyenangkan :D
Nah kalo hal-hal di atas udah terpenuhi, kita langsung aja ke langkah-langkah nya :

Proses Instalasi ISO Mikrotik OS

1. Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini (Udah termasuk lisensi level 6. Mohon gunakan HANYA UNTUK TUJUAN BELAJAR SAJA!)

2. Jalankan ISO Mikrotik nya di Virtual Machine. Dalam hal ini saya menggunakan VMWare Workstation. Ketika membuat Harddisk baru di VM nya kasih space kecil aja misal 200MB, karena Mikrotik ini ga butuh space banyak kok. Biar Harddisk kalian ga cepet abis ;)

3. Jalankan VM Mikrotik nya, dan lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol 'a'. Kalo udah dicentang semua tekan tombol 'i' untuk meginstall Mikrotik.
4. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Sabar yahh, cuma bentar kok ;) Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot

Konfigurasi Jaringan

1. Setelah proses instalasi Mikrotik OS nya selesai, coba masuk ke system Mikrotik nya. Masukkan user login : admin dan password : 'kosongin aja'

2. Selamat anda sudah berhasil masuk system Mikrotik di VM. Disini kita cuma bisa memasukkan perintah berbasis text aja, ga ada mode GUI nya. Sekarang kita mulai konfigurasi jaringan nya agar bisa terkoneksi ke jaringan lokal PC terutama biar bisa buka Winbox. Silakan Download Winbox disini.

3. Pada VM nya masuk ke settings, rubah Network Adapter nya ke custom VMNet1. Untuk yang pake VM lain macam Virtual Box silakan menyesuaikan aja ya.

4. Selanjutnya coba buka Winbox, cek apakah udah terdeteksi Mikrotik nya. Kalo udah langsung login aja pake data login yang sama. Kalo ga bisa login coba cek lagi konfigurasi jaringannya. Disable aja Adapter VMnet8 biar ga bingung Winbox nya.



5. Pada Winbox nya cuma ada 1 interface yaitu Ether 1 doang, jadi lumayan ribet sebenarnya karena biasanya kita praktek pake wlan dan disitu ga ada wlan nya karena memang secara fisik di VMWare ga punya interface wireless. Jadi ya kita cuma bisa pake Ether 1 aja.

6. Tapi gapapa, kita masih bisa nambah Virtual Ethernet buat membantu kerja kita nanti kalo mau nyoba bikin hotspot biar bisa masuk ke user manager hotspot nya.

7. Alokasikan IP address buat Ether 1 misal : 192.168.1.1/24 Alokasikan juga IP address satu jaringan untuk Adapter VMnet1 nya biar bisa konek ke hotspot nya di browser.

Praktek Membuat HOTSPOT

1. Nah kalo koneksi jaringan nya uda beres, kita udah bisa nyoba praktek nih bikin hotspot sendiri walaupun cuma modal 1 interface ether doang. Tapi setidaknya kita masih bisa membuat Virtual Ethernet buat bantuan.

2. Oke, buat Virtual Ethernet dulu aja biar bisa dipake buat masuk ke User Manager Mikrotik nya nanti. Interface -> add -> Virtual Ethernet -> Ok. Jangan lupa diberi IP address yang satu jaringan sama Ether 1 ya, misal : 192.168.1.5/24


3. Selanjutnya buat Hotspot via IP -> hotspot -> Hotspot Setup -> ikuti langkah-langkah wizard nya

4. Kalo udah coba cek hotspotnya udah jalan apa belum. Akses alamat ip ether 1 tadi http://192.168.1.1 dari browser PC. Kalo muncul halaman login mikrotik berarti hostpot udah jadi. Silakan login dengan username dan password yang tadi dibuat.

5. Untuk selanjutnya silakan kalian berexperimen sendiri. Kalian bisa kembangkan untuk membuat Radius Server dengan mengakses User Manager di IP virtual ethernet tadi misal : http://192.168.1.5/usermgr

Dari semua tutorial di atas sangat dimungkinkan sekali untuk kondisi error. Karena memang kita tidak punya Mikrotik nya secara fisik, hanya menjalankannya secara virtual, sehingga kesalahan mungkin saja terjadi. Saya sendiri butuh waktu berjam-jam untuk bisa mengakses user manager, karena sering nya alamat itu tidak bisa diakses :(. Jadi disinilah kita harus sabar dan mau mencari solusi dari semua masalah itu, karena dibalik semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan dari itu semua kita akan mendapat pembelajaran nya :).


Demikianlah artikel Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare yang saya repost dari web saya RizkyAgung.com. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare

Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare - Bagi anda yang ingin belajar Mikrotik tapi tidak punya Router Board nya ga usah kuatir, karena kita masih bisa belajar mikrotik dengan menggunakan file iso Mikrotik. Jadi sebenarnya Mikrotik itu adalah Linux yang dibuat khusus untuk Router. Sehingga kita ga perlu punya router board nya, yang penting punya software Mikrotik nya dalam bentuk file ISO. File ISO Mikrotik ini bisa dijalankan di PC bekas (Baca Artikel sebelumnya : Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS). Namun kali ini kita akan install tanpa PC bekas tambahan yaitu dengan menjalankan menggunakan Virtual Machine seperti VMWare Player, VMware Workstation, Virtual Box, dll.



Kemudian dari VM itu kita koneksikan ke Winbox. Tinggal kita otak-atik aja deh mikrotiknya, experimen buat belajar Mikrotik :). Oke langsung aja ya ke caranya, berikut hal-hal yang dibutuhkan untuk Belajar Mikrotik tanpa Perlu Punya Router Board Mikrotik :
  • Komputer/Laptop
  • File ISO Mikrotik
  • Virtual Machine (saya menggunakan VMWare Workstation)
  • Semangat untuk belajar dengan hal yang agak ribet menyenangkan :D
Nah kalo hal-hal di atas udah terpenuhi, kita langsung aja ke langkah-langkah nya :

Proses Instalasi ISO Mikrotik OS

1. Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini (Udah termasuk lisensi level 6. Mohon gunakan HANYA UNTUK TUJUAN BELAJAR SAJA!)

2. Jalankan ISO Mikrotik nya di Virtual Machine. Dalam hal ini saya menggunakan VMWare Workstation. Ketika membuat Harddisk baru di VM nya kasih space kecil aja misal 200MB, karena Mikrotik ini ga butuh space banyak kok. Biar Harddisk kalian ga cepet abis ;)

3. Jalankan VM Mikrotik nya, dan lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol 'a'. Kalo udah dicentang semua tekan tombol 'i' untuk meginstall Mikrotik.
4. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Sabar yahh, cuma bentar kok ;) Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot

Konfigurasi Jaringan

1. Setelah proses instalasi Mikrotik OS nya selesai, coba masuk ke system Mikrotik nya. Masukkan user login : admin dan password : 'kosongin aja'

2. Selamat anda sudah berhasil masuk system Mikrotik di VM. Disini kita cuma bisa memasukkan perintah berbasis text aja, ga ada mode GUI nya. Sekarang kita mulai konfigurasi jaringan nya agar bisa terkoneksi ke jaringan lokal PC terutama biar bisa buka Winbox. Silakan Download Winbox disini.

3. Pada VM nya masuk ke settings, rubah Network Adapter nya ke custom VMNet1. Untuk yang pake VM lain macam Virtual Box silakan menyesuaikan aja ya.

4. Selanjutnya coba buka Winbox, cek apakah udah terdeteksi Mikrotik nya. Kalo udah langsung login aja pake data login yang sama. Kalo ga bisa login coba cek lagi konfigurasi jaringannya. Disable aja Adapter VMnet8 biar ga bingung Winbox nya.



5. Pada Winbox nya cuma ada 1 interface yaitu Ether 1 doang, jadi lumayan ribet sebenarnya karena biasanya kita praktek pake wlan dan disitu ga ada wlan nya karena memang secara fisik di VMWare ga punya interface wireless. Jadi ya kita cuma bisa pake Ether 1 aja.

6. Tapi gapapa, kita masih bisa nambah Virtual Ethernet buat membantu kerja kita nanti kalo mau nyoba bikin hotspot biar bisa masuk ke user manager hotspot nya.

7. Alokasikan IP address buat Ether 1 misal : 192.168.1.1/24 Alokasikan juga IP address satu jaringan untuk Adapter VMnet1 nya biar bisa konek ke hotspot nya di browser.

Praktek Membuat HOTSPOT

1. Nah kalo koneksi jaringan nya uda beres, kita udah bisa nyoba praktek nih bikin hotspot sendiri walaupun cuma modal 1 interface ether doang. Tapi setidaknya kita masih bisa membuat Virtual Ethernet buat bantuan.

2. Oke, buat Virtual Ethernet dulu aja biar bisa dipake buat masuk ke User Manager Mikrotik nya nanti. Interface -> add -> Virtual Ethernet -> Ok. Jangan lupa diberi IP address yang satu jaringan sama Ether 1 ya, misal : 192.168.1.5/24


3. Selanjutnya buat Hotspot via IP -> hotspot -> Hotspot Setup -> ikuti langkah-langkah wizard nya

4. Kalo udah coba cek hotspotnya udah jalan apa belum. Akses alamat ip ether 1 tadi http://192.168.1.1 dari browser PC. Kalo muncul halaman login mikrotik berarti hostpot udah jadi. Silakan login dengan username dan password yang tadi dibuat.

5. Untuk selanjutnya silakan kalian berexperimen sendiri. Kalian bisa kembangkan untuk membuat Radius Server dengan mengakses User Manager di IP virtual ethernet tadi misal : http://192.168.1.5/usermgr

Dari semua tutorial di atas sangat dimungkinkan sekali untuk kondisi error. Karena memang kita tidak punya Mikrotik nya secara fisik, hanya menjalankannya secara virtual, sehingga kesalahan mungkin saja terjadi. Saya sendiri butuh waktu berjam-jam untuk bisa mengakses user manager, karena sering nya alamat itu tidak bisa diakses :(. Jadi disinilah kita harus sabar dan mau mencari solusi dari semua masalah itu, karena dibalik semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan dari itu semua kita akan mendapat pembelajaran nya :).


Demikianlah artikel Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare yang saya repost dari web saya RizkyAgung.com. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)