Postingan singkat di malam hari ini. Saya baru saja mengalami masalah yang cukup mengganggu, yaitu tidak bisanya firefox Ubuntu saya untuk menjalankan aplikasi berbasis java via browser. Selidik punya selidik ternyata firefox memang belum memiliki plugin untuk dapat menjalankan aplikasi berbasis java. Nah, solusi ampuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menginstall aplikasi icedtea-plugin dengan mengeksekusi perintah berikut di terminal :
$ sudo apt-get install icedtea-plugin
Setelah terinstall, tutup dan bukalah kembali firefox kalian. Seharusnya sekarang kalian sudah bisa menjalankan aplikasi java via browser.
Berikut adalah contoh screenshot ketika saya menjalankan console dari Proxmox yang menggunakan aplikasi java.
Semoga bermanfaat :)
Showing posts with label Ubuntu. Show all posts
Showing posts with label Ubuntu. Show all posts
Friday, November 14, 2014
Install Java Plugin di Firefox Ubuntu
Postingan singkat di malam hari ini. Saya baru saja mengalami masalah yang cukup mengganggu, yaitu tidak bisanya firefox Ubuntu saya untuk menjalankan aplikasi berbasis java via browser. Selidik punya selidik ternyata firefox memang belum memiliki plugin untuk dapat menjalankan aplikasi berbasis java. Nah, solusi ampuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menginstall aplikasi icedtea-plugin dengan mengeksekusi perintah berikut di terminal :
$ sudo apt-get install icedtea-plugin
Setelah terinstall, tutup dan bukalah kembali firefox kalian. Seharusnya sekarang kalian sudah bisa menjalankan aplikasi java via browser.
Berikut adalah contoh screenshot ketika saya menjalankan console dari Proxmox yang menggunakan aplikasi java.
Semoga bermanfaat :)
$ sudo apt-get install icedtea-plugin
Setelah terinstall, tutup dan bukalah kembali firefox kalian. Seharusnya sekarang kalian sudah bisa menjalankan aplikasi java via browser.
Berikut adalah contoh screenshot ketika saya menjalankan console dari Proxmox yang menggunakan aplikasi java.
Semoga bermanfaat :)
Monday, September 1, 2014
Backup Otomatis dengan Penamaan File Berdasarkan Tanggal Menggunakan Rsync, Tar, Cron, dan SSH di Ubuntu Server
Konsep dari tulisan ini adalah untuk dapat mengkompres sebuah direktori yang ingin dibackup menjadi file tar.gz yang penamaannya sesuai tanggal backupnya (misal : backup-01092014.tar.gz, backup-02092014.tar.gz), kemudian file backup tersebut akan dikirim dan disinkronisasikan ke server backup khusus menggunakan rsync dan ssh, serta tidak lupa seluruh proses tersebut dijadwalkan dengan crontab agar dapat dieksekusi secara otomatis setiap hari.
Topologi :
1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :
2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.
Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :
Jika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.
3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :
4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :
Jika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :
Setelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :
5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :
6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :
Jika sudah exit saja :
7. Sekarang saatnya untuk membuat script untuk membackupnya. Pada kasus ini, saya akan mencoba membackup direktori /home/rizal/Public/Novel. Direktori ini nantinya akan di kompress dan dimasukkan ke dalam direktori /home/rizal/Public/forbackup dengan nama backup-SESUAITANGGAL.tar.gz. Kemudian, file backup-SESUAITANGGAL.tar.gz ini akan kita kopikan ke Server Backup dengan menggunakan rsync. Dan agar di Server Utama tidak kepenuhan harddisknya, file hasil kompres yang sudah kita buat akan langsung otomatis dihapus setelah dikirim ke Server Backup.
Dari Server Utama ketikkan perintah berikut ini :
Didalamnya isikan dengan script berikut ini :
Simpan dan tutup file tersebut.
Beri hak akses executable :
8. Masih di direktori /home/rizal/Public, cobalah tes dengan menjalankan script tersebut.
Jika berhasil seharusnya tampilannya akan seperti berikut :
9. Langkah terakhir adalah memasukkan script ini dalam tugas cron. Kita akan membuat script ini dieksekusi setiap jam 00.00 setiap harinya.
Pada baris paling bawah isikan dengan script berikut ini :
Jika sudah simpan.
Sampai sini seharusnya semua akan berjalan sesuai dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal artikel ini.
Semoga bermanfaat :)
Topologi :
Server utama (192.168.100.3) --------- (192.168.100.1) Server backup
1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :
rizal@server-utama:~$ sudo apt-get install ssh
rizal@server-backup:~$ sudo apt-get install ssh2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.
Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :
rizal@server-utama:~$ ssh-keygenJika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.
3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :
rizal@server-utama:~$ cd
rizal@server-utama:~$ scp .ssh/id_rsa.pub rizal@192.168.100.1:4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :
rizal@server-backup:~$ cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keysJika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :
rizal@server-backup:~$ mkdir ~/.ssh
rizal@server-backup:~$ chmod 700 ~/.sshSetelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :
rizal@server-backup:~$ sudo service ssh restart5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :
rizal@server-backup:~$ sudo mkdir /backup
rizal@server-backup:~$ sudo chown rizal:rizal /backup/6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :
rizal@server-utama:~$ ssh rizal@192.168.100.1Jika sudah exit saja :
rizal@server-backup:~$ exit
rizal@server-utama:~$7. Sekarang saatnya untuk membuat script untuk membackupnya. Pada kasus ini, saya akan mencoba membackup direktori /home/rizal/Public/Novel. Direktori ini nantinya akan di kompress dan dimasukkan ke dalam direktori /home/rizal/Public/forbackup dengan nama backup-SESUAITANGGAL.tar.gz. Kemudian, file backup-SESUAITANGGAL.tar.gz ini akan kita kopikan ke Server Backup dengan menggunakan rsync. Dan agar di Server Utama tidak kepenuhan harddisknya, file hasil kompres yang sudah kita buat akan langsung otomatis dihapus setelah dikirim ke Server Backup.
Dari Server Utama ketikkan perintah berikut ini :
rizal@server-utama:~$ cd /home/rizal/Public
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ nano script-backup.shDidalamnya isikan dengan script berikut ini :
#!/bin/sh
tar -czvf forbackup/backup-$(date '+%d%m%Y').tgz Novel/
rsync -e ssh --progress --partial --size-only -vz --log-file=/rsynclog/rsynclog.log /home/rizal/Public/forbackup/* rizal@192.168.100.1:/backup
rm -v /home/rizal/Public/forbackup/*
exit 0Simpan dan tutup file tersebut.
Beri hak akses executable :
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ chmod +x script-backup.sh8. Masih di direktori /home/rizal/Public, cobalah tes dengan menjalankan script tersebut.
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ ./script-backup.shJika berhasil seharusnya tampilannya akan seperti berikut :
9. Langkah terakhir adalah memasukkan script ini dalam tugas cron. Kita akan membuat script ini dieksekusi setiap jam 00.00 setiap harinya.
rizal@server-utama:~$ crontab -ePada baris paling bawah isikan dengan script berikut ini :
* 00 * * * sh /home/rizal/Public/script-backup.shJika sudah simpan.
Sampai sini seharusnya semua akan berjalan sesuai dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal artikel ini.
Semoga bermanfaat :)
Backup Otomatis dengan Penamaan File Berdasarkan Tanggal Menggunakan Rsync, Tar, Cron, dan SSH di Ubuntu Server
Konsep dari tulisan ini adalah untuk dapat mengkompres sebuah direktori yang ingin dibackup menjadi file tar.gz yang penamaannya sesuai tanggal backupnya (misal : backup-01092014.tar.gz, backup-02092014.tar.gz), kemudian file backup tersebut akan dikirim dan disinkronisasikan ke server backup khusus menggunakan rsync dan ssh, serta tidak lupa seluruh proses tersebut dijadwalkan dengan crontab agar dapat dieksekusi secara otomatis setiap hari.
Topologi :
1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :
2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.
Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :
Jika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.
3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :
4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :
Jika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :
Setelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :
5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :
6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :
Jika sudah exit saja :
7. Sekarang saatnya untuk membuat script untuk membackupnya. Pada kasus ini, saya akan mencoba membackup direktori /home/rizal/Public/Novel. Direktori ini nantinya akan di kompress dan dimasukkan ke dalam direktori /home/rizal/Public/forbackup dengan nama backup-SESUAITANGGAL.tar.gz. Kemudian, file backup-SESUAITANGGAL.tar.gz ini akan kita kopikan ke Server Backup dengan menggunakan rsync. Dan agar di Server Utama tidak kepenuhan harddisknya, file hasil kompres yang sudah kita buat akan langsung otomatis dihapus setelah dikirim ke Server Backup.
Dari Server Utama ketikkan perintah berikut ini :
Didalamnya isikan dengan script berikut ini :
Simpan dan tutup file tersebut.
Beri hak akses executable :
8. Masih di direktori /home/rizal/Public, cobalah tes dengan menjalankan script tersebut.
Jika berhasil seharusnya tampilannya akan seperti berikut :
9. Langkah terakhir adalah memasukkan script ini dalam tugas cron. Kita akan membuat script ini dieksekusi setiap jam 00.00 setiap harinya.
Pada baris paling bawah isikan dengan script berikut ini :
Jika sudah simpan.
Sampai sini seharusnya semua akan berjalan sesuai dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal artikel ini.
Semoga bermanfaat :)
Topologi :
Server utama (192.168.100.3) --------- (192.168.100.1) Server backup
1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :
rizal@server-utama:~$ sudo apt-get install ssh
rizal@server-backup:~$ sudo apt-get install ssh2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.
Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :
rizal@server-utama:~$ ssh-keygenJika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.
3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :
rizal@server-utama:~$ cd
rizal@server-utama:~$ scp .ssh/id_rsa.pub rizal@192.168.100.1:4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :
rizal@server-backup:~$ cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keysJika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :
rizal@server-backup:~$ mkdir ~/.ssh
rizal@server-backup:~$ chmod 700 ~/.sshSetelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :
rizal@server-backup:~$ sudo service ssh restart5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :
rizal@server-backup:~$ sudo mkdir /backup
rizal@server-backup:~$ sudo chown rizal:rizal /backup/6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :
rizal@server-utama:~$ ssh rizal@192.168.100.1Jika sudah exit saja :
rizal@server-backup:~$ exit
rizal@server-utama:~$7. Sekarang saatnya untuk membuat script untuk membackupnya. Pada kasus ini, saya akan mencoba membackup direktori /home/rizal/Public/Novel. Direktori ini nantinya akan di kompress dan dimasukkan ke dalam direktori /home/rizal/Public/forbackup dengan nama backup-SESUAITANGGAL.tar.gz. Kemudian, file backup-SESUAITANGGAL.tar.gz ini akan kita kopikan ke Server Backup dengan menggunakan rsync. Dan agar di Server Utama tidak kepenuhan harddisknya, file hasil kompres yang sudah kita buat akan langsung otomatis dihapus setelah dikirim ke Server Backup.
Dari Server Utama ketikkan perintah berikut ini :
rizal@server-utama:~$ cd /home/rizal/Public
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ nano script-backup.shDidalamnya isikan dengan script berikut ini :
#!/bin/sh
tar -czvf forbackup/backup-$(date '+%d%m%Y').tgz Novel/
rsync -e ssh --progress --partial --size-only -vz --log-file=/rsynclog/rsynclog.log /home/rizal/Public/forbackup/* rizal@192.168.100.1:/backup
rm -v /home/rizal/Public/forbackup/*
exit 0Simpan dan tutup file tersebut.
Beri hak akses executable :
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ chmod +x script-backup.sh8. Masih di direktori /home/rizal/Public, cobalah tes dengan menjalankan script tersebut.
rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ ./script-backup.shJika berhasil seharusnya tampilannya akan seperti berikut :
9. Langkah terakhir adalah memasukkan script ini dalam tugas cron. Kita akan membuat script ini dieksekusi setiap jam 00.00 setiap harinya.
rizal@server-utama:~$ crontab -ePada baris paling bawah isikan dengan script berikut ini :
* 00 * * * sh /home/rizal/Public/script-backup.shJika sudah simpan.
Sampai sini seharusnya semua akan berjalan sesuai dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal artikel ini.
Semoga bermanfaat :)
Sunday, August 31, 2014
Konfigurasi OpenVPN Client di Ubuntu GNOME 14.04 LTS
Untuk menjadikan Ubuntu GNOME 14.04 LTS sebagai OpenVPN Client ternyata agak memerlukan sedikit trik, yang mungkin bagi sebagian orang yang malas mencari di google akan membuatnya kesulitan.
Secara default, ternyata plugin untuk menambahkan interface OpenVPN Client melalui network manager di Ubuntu GNOME 14.04 LTS ini belumlah terinstall. Oleh karena itu kita perlu menginstallnya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah berikut :
Setelah terinstall, kalian tidak bisa menggunakan fasilitas network manager utama dari GNOME 3.12 ini untuk menambahkan interface OpenVPN Client. Karena ketika saya coba menambahkan interface VPN, malah diminta untuk mengimport file ovpn, padahal saya hanya mempunyai file-file sertifikat dan keynya saja.
Akhirnya setelah coba googling, saya pun mendapatkan caranya. Ternyata kita harus menggunakan network manager yang lama untuk dapat menambahkan interface OpenVPN ini. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut :
Seharusnya kalian akan mendapatkan jendela network manager yang lama seperti ini. Klik Add > OpenVPN > Create untuk menambahkan interface OpenVPN client.
Selanjutnya tinggal kalian setting sesuai kebutuhan. Kalian boleh menggunakan tipe autentikasi dengan username dan password saja, boleh menggunakan file-file sertifikat dan key saja, atau bisa juga dengan penggabungan keduanya. Tergantung kebutuhan. Kalian bisa mengaturnya di tab VPN pada kolom Type.
Setelah disimpan, untuk mengkoneksikannya kini kalian tinggal mengarahkan ke logo network manager di kanan atas. Seharusnya sudah muncul menu baru untuk mengkoneksikan interface VPN seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Secara default, ternyata plugin untuk menambahkan interface OpenVPN Client melalui network manager di Ubuntu GNOME 14.04 LTS ini belumlah terinstall. Oleh karena itu kita perlu menginstallnya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah berikut :
$ sudo apt-get install network-manager-openvpn network-manager-openvpn-gnomeSetelah terinstall, kalian tidak bisa menggunakan fasilitas network manager utama dari GNOME 3.12 ini untuk menambahkan interface OpenVPN Client. Karena ketika saya coba menambahkan interface VPN, malah diminta untuk mengimport file ovpn, padahal saya hanya mempunyai file-file sertifikat dan keynya saja.
Akhirnya setelah coba googling, saya pun mendapatkan caranya. Ternyata kita harus menggunakan network manager yang lama untuk dapat menambahkan interface OpenVPN ini. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut :
$ nm-connection-editorSeharusnya kalian akan mendapatkan jendela network manager yang lama seperti ini. Klik Add > OpenVPN > Create untuk menambahkan interface OpenVPN client.
Selanjutnya tinggal kalian setting sesuai kebutuhan. Kalian boleh menggunakan tipe autentikasi dengan username dan password saja, boleh menggunakan file-file sertifikat dan key saja, atau bisa juga dengan penggabungan keduanya. Tergantung kebutuhan. Kalian bisa mengaturnya di tab VPN pada kolom Type.
Setelah disimpan, untuk mengkoneksikannya kini kalian tinggal mengarahkan ke logo network manager di kanan atas. Seharusnya sudah muncul menu baru untuk mengkoneksikan interface VPN seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Konfigurasi OpenVPN Client di Ubuntu GNOME 14.04 LTS
Untuk menjadikan Ubuntu GNOME 14.04 LTS sebagai OpenVPN Client ternyata agak memerlukan sedikit trik, yang mungkin bagi sebagian orang yang malas mencari di google akan membuatnya kesulitan.
Secara default, ternyata plugin untuk menambahkan interface OpenVPN Client melalui network manager di Ubuntu GNOME 14.04 LTS ini belumlah terinstall. Oleh karena itu kita perlu menginstallnya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah berikut :
Setelah terinstall, kalian tidak bisa menggunakan fasilitas network manager utama dari GNOME 3.12 ini untuk menambahkan interface OpenVPN Client. Karena ketika saya coba menambahkan interface VPN, malah diminta untuk mengimport file ovpn, padahal saya hanya mempunyai file-file sertifikat dan keynya saja.
Akhirnya setelah coba googling, saya pun mendapatkan caranya. Ternyata kita harus menggunakan network manager yang lama untuk dapat menambahkan interface OpenVPN ini. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut :
Seharusnya kalian akan mendapatkan jendela network manager yang lama seperti ini. Klik Add > OpenVPN > Create untuk menambahkan interface OpenVPN client.
Selanjutnya tinggal kalian setting sesuai kebutuhan. Kalian boleh menggunakan tipe autentikasi dengan username dan password saja, boleh menggunakan file-file sertifikat dan key saja, atau bisa juga dengan penggabungan keduanya. Tergantung kebutuhan. Kalian bisa mengaturnya di tab VPN pada kolom Type.
Setelah disimpan, untuk mengkoneksikannya kini kalian tinggal mengarahkan ke logo network manager di kanan atas. Seharusnya sudah muncul menu baru untuk mengkoneksikan interface VPN seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Secara default, ternyata plugin untuk menambahkan interface OpenVPN Client melalui network manager di Ubuntu GNOME 14.04 LTS ini belumlah terinstall. Oleh karena itu kita perlu menginstallnya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah berikut :
$ sudo apt-get install network-manager-openvpn network-manager-openvpn-gnomeSetelah terinstall, kalian tidak bisa menggunakan fasilitas network manager utama dari GNOME 3.12 ini untuk menambahkan interface OpenVPN Client. Karena ketika saya coba menambahkan interface VPN, malah diminta untuk mengimport file ovpn, padahal saya hanya mempunyai file-file sertifikat dan keynya saja.
Akhirnya setelah coba googling, saya pun mendapatkan caranya. Ternyata kita harus menggunakan network manager yang lama untuk dapat menambahkan interface OpenVPN ini. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut :
$ nm-connection-editorSeharusnya kalian akan mendapatkan jendela network manager yang lama seperti ini. Klik Add > OpenVPN > Create untuk menambahkan interface OpenVPN client.
Selanjutnya tinggal kalian setting sesuai kebutuhan. Kalian boleh menggunakan tipe autentikasi dengan username dan password saja, boleh menggunakan file-file sertifikat dan key saja, atau bisa juga dengan penggabungan keduanya. Tergantung kebutuhan. Kalian bisa mengaturnya di tab VPN pada kolom Type.
Setelah disimpan, untuk mengkoneksikannya kini kalian tinggal mengarahkan ke logo network manager di kanan atas. Seharusnya sudah muncul menu baru untuk mengkoneksikan interface VPN seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Thursday, August 21, 2014
Install VirtualBox di Ubuntu 14.04
Kring.. kring.. kring.. handphoneku berbunyi. Segeralah kuangkat dan terdengar suara yang cukup familiar dari seberang sana.
Halo mas bro, saya kan udah pake ubuntu yang versi 14:04 terus mau install Virtual Box, katanya di Ubuntu tinggal ke Ubuntu Sotware Center untuk installasi aplikasinya...
Yap, emang bener sih kalau di Ubuntu 14:04 kita tidak menemukan Virtual Box di Ubuntu Software Center. Tapi gak usah khawatir atau galau, karena kita masih bisa menginstall Virtual Box kok.
Installasi
Karena untuk menginstall Virtualbox 4.3.10 terbaru, kita udah bisa melakukannya melalui PPA yang bisa jalan di Ubuntu, Linux Mint, Pear OS dan varian yang sejenis, maka kita akan menginstallnya melalui terminal secara mudah, cukup mengetikkan tiga baris perintah berikut secara berurutan :
sudo add-apt-repository ppa:dreibh/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install virtualbox
Nah untuk menginstall Virtualbox, kita setidaknya membutuhkan ruang hardisk sekitar 21,1 MB, jika benar mau menginstallnya segera tekan tombol "Y" pada keyboard dan tunggu prosesnya selesai.
Oia, untuk installasi jenis ini kita membutuhkan koneksi yang stabil dan cepat. Karena akan berpengaruh pada lamanya waktu installasi.
Jika semua telah selesai, segera jalankan Virtualbox. Selamat menikmati :)
Halo mas bro, saya kan udah pake ubuntu yang versi 14:04 terus mau install Virtual Box, katanya di Ubuntu tinggal ke Ubuntu Sotware Center untuk installasi aplikasinya...
Yap, emang bener sih kalau di Ubuntu 14:04 kita tidak menemukan Virtual Box di Ubuntu Software Center. Tapi gak usah khawatir atau galau, karena kita masih bisa menginstall Virtual Box kok.
![]() |
| VirtualBox |
Installasi
Karena untuk menginstall Virtualbox 4.3.10 terbaru, kita udah bisa melakukannya melalui PPA yang bisa jalan di Ubuntu, Linux Mint, Pear OS dan varian yang sejenis, maka kita akan menginstallnya melalui terminal secara mudah, cukup mengetikkan tiga baris perintah berikut secara berurutan :
sudo add-apt-repository ppa:dreibh/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install virtualbox
Nah untuk menginstall Virtualbox, kita setidaknya membutuhkan ruang hardisk sekitar 21,1 MB, jika benar mau menginstallnya segera tekan tombol "Y" pada keyboard dan tunggu prosesnya selesai.
Oia, untuk installasi jenis ini kita membutuhkan koneksi yang stabil dan cepat. Karena akan berpengaruh pada lamanya waktu installasi.
Jika semua telah selesai, segera jalankan Virtualbox. Selamat menikmati :)
Install VirtualBox di Ubuntu 14.04
Kring.. kring.. kring.. handphoneku berbunyi. Segeralah kuangkat dan terdengar suara yang cukup familiar dari seberang sana.
Halo mas bro, saya kan udah pake ubuntu yang versi 14:04 terus mau install Virtual Box, katanya di Ubuntu tinggal ke Ubuntu Sotware Center untuk installasi aplikasinya...
Yap, emang bener sih kalau di Ubuntu 14:04 kita tidak menemukan Virtual Box di Ubuntu Software Center. Tapi gak usah khawatir atau galau, karena kita masih bisa menginstall Virtual Box kok.
Installasi
Karena untuk menginstall Virtualbox 4.3.10 terbaru, kita udah bisa melakukannya melalui PPA yang bisa jalan di Ubuntu, Linux Mint, Pear OS dan varian yang sejenis, maka kita akan menginstallnya melalui terminal secara mudah, cukup mengetikkan tiga baris perintah berikut secara berurutan :
sudo add-apt-repository ppa:dreibh/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install virtualbox
Nah untuk menginstall Virtualbox, kita setidaknya membutuhkan ruang hardisk sekitar 21,1 MB, jika benar mau menginstallnya segera tekan tombol "Y" pada keyboard dan tunggu prosesnya selesai.
Oia, untuk installasi jenis ini kita membutuhkan koneksi yang stabil dan cepat. Karena akan berpengaruh pada lamanya waktu installasi.
Jika semua telah selesai, segera jalankan Virtualbox. Selamat menikmati :)
Halo mas bro, saya kan udah pake ubuntu yang versi 14:04 terus mau install Virtual Box, katanya di Ubuntu tinggal ke Ubuntu Sotware Center untuk installasi aplikasinya...
Yap, emang bener sih kalau di Ubuntu 14:04 kita tidak menemukan Virtual Box di Ubuntu Software Center. Tapi gak usah khawatir atau galau, karena kita masih bisa menginstall Virtual Box kok.
![]() |
| VirtualBox |
Installasi
Karena untuk menginstall Virtualbox 4.3.10 terbaru, kita udah bisa melakukannya melalui PPA yang bisa jalan di Ubuntu, Linux Mint, Pear OS dan varian yang sejenis, maka kita akan menginstallnya melalui terminal secara mudah, cukup mengetikkan tiga baris perintah berikut secara berurutan :
sudo add-apt-repository ppa:dreibh/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install virtualbox
Nah untuk menginstall Virtualbox, kita setidaknya membutuhkan ruang hardisk sekitar 21,1 MB, jika benar mau menginstallnya segera tekan tombol "Y" pada keyboard dan tunggu prosesnya selesai.
Oia, untuk installasi jenis ini kita membutuhkan koneksi yang stabil dan cepat. Karena akan berpengaruh pada lamanya waktu installasi.
Jika semua telah selesai, segera jalankan Virtualbox. Selamat menikmati :)
Sunday, July 13, 2014
Install Conky Google-Now di Ubuntu
Hari ini lagi iseng-iseng pengen ganti suasana desktop dan tidak sengaja ketemu tema conky yang cukup keren, yaitu conky yang bertema ala Google bernama Conky Google-Now. Berikut adalah screenshotnya :
Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.
Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.
1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :
2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :
3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.
Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.
Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.
4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.
Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.
5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :
6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.
7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.
8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.
Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.
1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :
$ sudo apt-get install conky conky-all curl2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :
3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.
Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.
Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.
4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.
Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.
5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :
6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.
7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.
8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Install Conky Google-Now di Ubuntu
Hari ini lagi iseng-iseng pengen ganti suasana desktop dan tidak sengaja ketemu tema conky yang cukup keren, yaitu conky yang bertema ala Google bernama Conky Google-Now. Berikut adalah screenshotnya :
Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.
Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.
1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :
2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :
3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.
Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.
Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.
4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.
Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.
5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :
6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.
7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.
8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.
Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.
1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :
$ sudo apt-get install conky conky-all curl2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :
3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.
Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.
Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.
4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.
Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.
5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :
6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.
7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.
Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.
8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.
Semoga bermanfaat :)
SUMBER
Tuesday, July 1, 2014
Trik Ampuh Agar Ubuntu 14.04 Trusty Tahr Lebih Ringan
Ubuntu 14.04 Trusty Tahr sudah dirilis sob bulang april kemarin. Sebenarnya cara agar ubuntu ringan ini bisa digunakan untuk 12.04 keatas sob. Nah bagi yang sdah atu akan menginstall ubuntu 14.04 ini perlu memperhatikan beberapa hal yang akan membuat ubuntu kita lebih 'ringan' dan wus wus lagi sob. Terkadang menjengkelkan juga yah ubuntu membawa fitur yang tidak kita perlukan jadi membuat lelet
Trik Ampuh Agar Ubuntu 14.04 Trusty Tahr Lebih Ringan
Ubuntu 14.04 Trusty Tahr sudah dirilis sob bulang april kemarin. Sebenarnya cara agar ubuntu ringan ini bisa digunakan untuk 12.04 keatas sob. Nah bagi yang sdah atu akan menginstall ubuntu 14.04 ini perlu memperhatikan beberapa hal yang akan membuat ubuntu kita lebih 'ringan' dan wus wus lagi sob. Terkadang menjengkelkan juga yah ubuntu membawa fitur yang tidak kita perlukan jadi membuat lelet
Sunday, June 1, 2014
Bermain DOTA 2 di Ubuntu 14.04 LTS
Bagi kalian semua para pecinta game, kini janganlah pernah takut lagi untuk segera beralih ke Linux. Karena dengan adanya aplikasi Steam, banyak sekali game-game keren yang bisa kalian mainkan. Dan salah satu game favorite saya adalah DOTA 2.
Steam sendiri adalah aplikasi yang mendistribusikan game-game maupun aplikasi berbasis internet yang di buat oleh perusahaan Valve. Didalam steam ini ada ribuan aplikasi dan game yang dapat dimainkan secara multiplayer bersama ribuan user lainnya diseluruh dunia. Dan senangnya, Steam juga tersedia di Linux. Kalian bisa membaca apa itu Steam secara lebih lengkap disini.
Untuk menginstall Steam di Ubuntu 14.04 LTS, kalian cukup menginstall perintah berikut di terminal :
Setelah terinstall, jalankan aplikasinya. Nanti kalian akan diminta untuk mengupdate aplikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa memainkannya. Kira-kira ada 300MB file yang perlu kalian download. Jika sudah, barulah kalian bisa menjalankan Steam-nya lagi.
Kemudian, kalian juga perlu untuk membuat akun Steam terlebih dahulu. Silahkan merujuk ke alamat ini untuk cara membuat akun Steam. Mudah kok.
Selanjutnya, kalian juga perlu mendownload game Dota 2nya. Tenang saja, game ini gratis, tapi yang jadi masalah adalah ukuran filenya, yaitu sekitar 9GB. Jika kalian tidak mempunyai internet yang kencang, kalian bisa beli saja game DOTA 2 nya ke orang-orang. Murah kok, biasanya sekitar 20 ribu - 40 ribu. Ini salah satu orang yang menjual game-game di Steam.
Saya anggap kalian sekarang sudah memiliki file mentahan si DOTA 2. Untuk menginstallnya, cukup klik menu Steam > Backup and Restore Games > Restore a previous Backup.
Lalu pilihlah letak folder DOTA 2 kalian, dan klik Select. Selanjutnya tinggal tunggu proses penginstalan sampai selesai.
Terkadang setelah DOTA 2 selesai terinstall, dia akan meminta update terlebih dahulu. Jumlah ukuran file yang harus didownload bervariasi, tergantung seberapa jadulkah file backup DOTA 2 yang kalian beli dibanding dengan DOTA 2 yang paling terupdate sekarang. Siapkan lagi koneksi internet tercepat kalian ya.
Setelah proses update kalian selesai, selanjutnya kalian tinggal mainkan DOTA 2 nya dengan men-klik menu Library > Installed > Play.
Dan ini adalah tampilan menu awalnya.
Spesifikasi komputer dan internet saya :
Selamat bermain kawan!
Semoga bermanfaat :)
Steam sendiri adalah aplikasi yang mendistribusikan game-game maupun aplikasi berbasis internet yang di buat oleh perusahaan Valve. Didalam steam ini ada ribuan aplikasi dan game yang dapat dimainkan secara multiplayer bersama ribuan user lainnya diseluruh dunia. Dan senangnya, Steam juga tersedia di Linux. Kalian bisa membaca apa itu Steam secara lebih lengkap disini.
Untuk menginstall Steam di Ubuntu 14.04 LTS, kalian cukup menginstall perintah berikut di terminal :
$ sudo apt-get install steamSetelah terinstall, jalankan aplikasinya. Nanti kalian akan diminta untuk mengupdate aplikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa memainkannya. Kira-kira ada 300MB file yang perlu kalian download. Jika sudah, barulah kalian bisa menjalankan Steam-nya lagi.
Kemudian, kalian juga perlu untuk membuat akun Steam terlebih dahulu. Silahkan merujuk ke alamat ini untuk cara membuat akun Steam. Mudah kok.
Selanjutnya, kalian juga perlu mendownload game Dota 2nya. Tenang saja, game ini gratis, tapi yang jadi masalah adalah ukuran filenya, yaitu sekitar 9GB. Jika kalian tidak mempunyai internet yang kencang, kalian bisa beli saja game DOTA 2 nya ke orang-orang. Murah kok, biasanya sekitar 20 ribu - 40 ribu. Ini salah satu orang yang menjual game-game di Steam.
Saya anggap kalian sekarang sudah memiliki file mentahan si DOTA 2. Untuk menginstallnya, cukup klik menu Steam > Backup and Restore Games > Restore a previous Backup.
Lalu pilihlah letak folder DOTA 2 kalian, dan klik Select. Selanjutnya tinggal tunggu proses penginstalan sampai selesai.
Terkadang setelah DOTA 2 selesai terinstall, dia akan meminta update terlebih dahulu. Jumlah ukuran file yang harus didownload bervariasi, tergantung seberapa jadulkah file backup DOTA 2 yang kalian beli dibanding dengan DOTA 2 yang paling terupdate sekarang. Siapkan lagi koneksi internet tercepat kalian ya.
Setelah proses update kalian selesai, selanjutnya kalian tinggal mainkan DOTA 2 nya dengan men-klik menu Library > Installed > Play.
Dan ini adalah tampilan menu awalnya.
Spesifikasi komputer dan internet saya :
- Intel Core i3
- Ram 4GB
- VGA Intel HD Graphic Shared Memory
- Internet DSL up to 512 Kbps
Selamat bermain kawan!
Semoga bermanfaat :)
Bermain DOTA 2 di Ubuntu 14.04 LTS
Bagi kalian semua para pecinta game, kini janganlah pernah takut lagi untuk segera beralih ke Linux. Karena dengan adanya aplikasi Steam, banyak sekali game-game keren yang bisa kalian mainkan. Dan salah satu game favorite saya adalah DOTA 2.
Steam sendiri adalah aplikasi yang mendistribusikan game-game maupun aplikasi berbasis internet yang di buat oleh perusahaan Valve. Didalam steam ini ada ribuan aplikasi dan game yang dapat dimainkan secara multiplayer bersama ribuan user lainnya diseluruh dunia. Dan senangnya, Steam juga tersedia di Linux. Kalian bisa membaca apa itu Steam secara lebih lengkap disini.
Untuk menginstall Steam di Ubuntu 14.04 LTS, kalian cukup menginstall perintah berikut di terminal :
Setelah terinstall, jalankan aplikasinya. Nanti kalian akan diminta untuk mengupdate aplikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa memainkannya. Kira-kira ada 300MB file yang perlu kalian download. Jika sudah, barulah kalian bisa menjalankan Steam-nya lagi.
Kemudian, kalian juga perlu untuk membuat akun Steam terlebih dahulu. Silahkan merujuk ke alamat ini untuk cara membuat akun Steam. Mudah kok.
Selanjutnya, kalian juga perlu mendownload game Dota 2nya. Tenang saja, game ini gratis, tapi yang jadi masalah adalah ukuran filenya, yaitu sekitar 9GB. Jika kalian tidak mempunyai internet yang kencang, kalian bisa beli saja game DOTA 2 nya ke orang-orang. Murah kok, biasanya sekitar 20 ribu - 40 ribu. Ini salah satu orang yang menjual game-game di Steam.
Saya anggap kalian sekarang sudah memiliki file mentahan si DOTA 2. Untuk menginstallnya, cukup klik menu Steam > Backup and Restore Games > Restore a previous Backup.
Lalu pilihlah letak folder DOTA 2 kalian, dan klik Select. Selanjutnya tinggal tunggu proses penginstalan sampai selesai.
Terkadang setelah DOTA 2 selesai terinstall, dia akan meminta update terlebih dahulu. Jumlah ukuran file yang harus didownload bervariasi, tergantung seberapa jadulkah file backup DOTA 2 yang kalian beli dibanding dengan DOTA 2 yang paling terupdate sekarang. Siapkan lagi koneksi internet tercepat kalian ya.
Setelah proses update kalian selesai, selanjutnya kalian tinggal mainkan DOTA 2 nya dengan men-klik menu Library > Installed > Play.
Dan ini adalah tampilan menu awalnya.
Spesifikasi komputer dan internet saya :
Selamat bermain kawan!
Semoga bermanfaat :)
Steam sendiri adalah aplikasi yang mendistribusikan game-game maupun aplikasi berbasis internet yang di buat oleh perusahaan Valve. Didalam steam ini ada ribuan aplikasi dan game yang dapat dimainkan secara multiplayer bersama ribuan user lainnya diseluruh dunia. Dan senangnya, Steam juga tersedia di Linux. Kalian bisa membaca apa itu Steam secara lebih lengkap disini.
Untuk menginstall Steam di Ubuntu 14.04 LTS, kalian cukup menginstall perintah berikut di terminal :
$ sudo apt-get install steamSetelah terinstall, jalankan aplikasinya. Nanti kalian akan diminta untuk mengupdate aplikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa memainkannya. Kira-kira ada 300MB file yang perlu kalian download. Jika sudah, barulah kalian bisa menjalankan Steam-nya lagi.
Kemudian, kalian juga perlu untuk membuat akun Steam terlebih dahulu. Silahkan merujuk ke alamat ini untuk cara membuat akun Steam. Mudah kok.
Selanjutnya, kalian juga perlu mendownload game Dota 2nya. Tenang saja, game ini gratis, tapi yang jadi masalah adalah ukuran filenya, yaitu sekitar 9GB. Jika kalian tidak mempunyai internet yang kencang, kalian bisa beli saja game DOTA 2 nya ke orang-orang. Murah kok, biasanya sekitar 20 ribu - 40 ribu. Ini salah satu orang yang menjual game-game di Steam.
Saya anggap kalian sekarang sudah memiliki file mentahan si DOTA 2. Untuk menginstallnya, cukup klik menu Steam > Backup and Restore Games > Restore a previous Backup.
Lalu pilihlah letak folder DOTA 2 kalian, dan klik Select. Selanjutnya tinggal tunggu proses penginstalan sampai selesai.
Terkadang setelah DOTA 2 selesai terinstall, dia akan meminta update terlebih dahulu. Jumlah ukuran file yang harus didownload bervariasi, tergantung seberapa jadulkah file backup DOTA 2 yang kalian beli dibanding dengan DOTA 2 yang paling terupdate sekarang. Siapkan lagi koneksi internet tercepat kalian ya.
Setelah proses update kalian selesai, selanjutnya kalian tinggal mainkan DOTA 2 nya dengan men-klik menu Library > Installed > Play.
Dan ini adalah tampilan menu awalnya.
Spesifikasi komputer dan internet saya :
- Intel Core i3
- Ram 4GB
- VGA Intel HD Graphic Shared Memory
- Internet DSL up to 512 Kbps
Selamat bermain kawan!
Semoga bermanfaat :)
Saturday, May 31, 2014
Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu GNOME 14.04 LTS
Setelah sekian lama saya menggunakan Unity sebagai Desktop Environtment utama di komputer saya, akhirnya saya kepincut juga untuk pindah ke lain hati. GNOME 3.12 lah yang berhasil merebut perhatian saya. GNOME 3.12 seolah-olah menjawab keinginan saya untuk dapat memakai DE yang simpel, ringan, tapi terlihat mewah dan futuristik.
Selain dari segi tampilan, saya juga sangat suka dengan responsivitas GNOME 3.12 yang saya rasa jauh melebihi unity. Mungkin terkesan lebay, tapi silahkan kalian coba sendiri dan rasakan perbedaannya. Menurut saya tampilan GNOME 3.12 ini bisa lebih menjual Linux kepada para newbie.
Oke, lalu apa yang ingin saya informasikan dalam artikel ini? Saya disini akan memberikan langkah-langkah untuk kalian, apa aja sih sebenarnya yang harus dilakukan setelah kalian menginstall Ubuntu GNOME 14.04. Mulai dari instalasi aplikasi-aplikasi penting maupun cara upgrade ke GNOME 3.12 dari GNOME 3.10.
1. Pertama-tama downloadlah terlebih dahulu Ubuntu GNOME 14.04 LTS dari link berikut : DOWNLOAD UBUNTU GNOME 14.04.
Ingat, Ubuntu yang kita akan download adalah Ubuntu GNOME, bukan Ubuntu biasa. Jangan lakukan apa yang saya tulis disini jika kalian menggunakan Ubuntu versi biasa. Karena saya tidak menjamin atas apa yang akan terjadi.
2. Setelah terdownload, silahkan install Ubuntunya seperti cara install Ubuntu pada umumnya.
3. Setelah Ubuntu selesai terinstall, selanjutnya saya akan memberikan kepada kalian sekumpulan script yang intinya untuk menginstall berbagai macam aplikasi penting. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain :
Ganti semua isi file tersebut dengan script ini :
Jika sudah simpan dan tutup file tersebut. Selanjutnya eksekusi lagi perintah ini untuk mengupdate list repository kalian :
4. Tambahkan semua ppa untuk aplikasi yang diluar repository resmi dengan mengeksekusi semua script berikut satu persatu :
Jika sudah, update kembali list repository kalian :
5. Sekarang, barulah kalian dapat menginstall semua aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas :
Pastikan kalian memiliki internet yang lumayan cepat ya, karena jumlah data yang didownload adalah sekitar 800MB. Oiya, jika nanti kalian diminta untuk menyetujui lisensi atau yang semacamnya, pilih saja YES terus. Kemudian jika muncul pertanyaan-pertanyaan seputar instalasi Apache, PHP, Mysql, dan Phpmyadmin yang meminta password segala macam, kalian bisa baca cara-caranya di artikel saya yang ini.
Selanjutnya tinggal tunggu saja proses instalasi hingga selesai. Kemudian restartlah komputer kalian.
6. Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita untuk mengupgrade GNOME kalian ke versi 3.12. Mengapa kalian perlu upgrade ke versi 3.12, karena ada beberapa fitur yang cukup keren disana. Salah satunya adalah sudah muncul kembalinya indikator jaringan kabel pada network manager. Coba saja kalian perhatikan, sekarang pasti indikator jaringan kabel kalian pasti tidak muncul jika kalian sedang dalam keadaan terkoneksi. Jadi jika kalian ingin menonaktifkan jaringan kabel kalian tersebut, kalian harus menonaktifkannya secara manual melalui System Settings > Network. Tentunya sangat merepotkan. Nah, di versi 3.12, indikator jaringan kabel ini sudah dimunculkan kembali. Dengan demikian saya rasa kita perlu untuk segera mengupgrade ke versi 3.12.
Cara upgradenya adalah sebagai berikut. Eksekusi perintah-perintah ini satu persatu :
Pada saat perintah sudo apt-get dist-upgrade, nanti kan akan muncul semacam penjabaran list aplikasi apa saja yang akan diinstal, nah disitu perhatikan baik-baik bahwa jangan sampai ada aplikasi penting yang diremove. Jika ada aplikasi penting seperti gnome-shell, gnome-shell-desktop, atau aplikasi penting lainnya yang minta diremove, segera batalkan proses instalasi.
Oke, saya anggap semua normal-normal saja ya. Tinggal kalian tunggu prosesnya hingga selesai. Harap sabar, karena ada sekitar 300MB file yang harus didownload.
Setelah proses instalasi selesai, restart kembali komputer kalian untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.
7. Jika sampai tahap ini kalian sudah berhasil login kembali tanpa adanya permasalahan, berarti selamat, kini GNOME kalian sudah berubah menjadi versi 3.12. Bisa kalian cek saja dengan melihat apakah indikator jaringan kabel sudah muncul, dan fitur quicklist app sudah bisa digunakan.
8. Jika kalian ingin menggunakan ikon dan tema seperti yang ada didalam screenshot-screenshot saya, kalian tinggal mengubah konfigurasi tema dan ikon melalui aplikasi Tweak Tool (bisa kalian search di layar pencarian aplikasi) menjadi ikon Moka dan tema Adwaita.
Ya, sekarang Ubuntu GNOME 14.04 LTS kalian sudah siap pakai. Enjoy!
Semoga bermanfaat :)
Selain dari segi tampilan, saya juga sangat suka dengan responsivitas GNOME 3.12 yang saya rasa jauh melebihi unity. Mungkin terkesan lebay, tapi silahkan kalian coba sendiri dan rasakan perbedaannya. Menurut saya tampilan GNOME 3.12 ini bisa lebih menjual Linux kepada para newbie.
Oke, lalu apa yang ingin saya informasikan dalam artikel ini? Saya disini akan memberikan langkah-langkah untuk kalian, apa aja sih sebenarnya yang harus dilakukan setelah kalian menginstall Ubuntu GNOME 14.04. Mulai dari instalasi aplikasi-aplikasi penting maupun cara upgrade ke GNOME 3.12 dari GNOME 3.10.
1. Pertama-tama downloadlah terlebih dahulu Ubuntu GNOME 14.04 LTS dari link berikut : DOWNLOAD UBUNTU GNOME 14.04.
Ingat, Ubuntu yang kita akan download adalah Ubuntu GNOME, bukan Ubuntu biasa. Jangan lakukan apa yang saya tulis disini jika kalian menggunakan Ubuntu versi biasa. Karena saya tidak menjamin atas apa yang akan terjadi.
2. Setelah terdownload, silahkan install Ubuntunya seperti cara install Ubuntu pada umumnya.
3. Setelah Ubuntu selesai terinstall, selanjutnya saya akan memberikan kepada kalian sekumpulan script yang intinya untuk menginstall berbagai macam aplikasi penting. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain :
- Ubuntu Restricted Extras (Sudah termasuk Flash Player, Codec untuk memutar musik dan video, dan font-font Microsoft)
- Berbagai macam codec untuk memutar video dan musik
- Berbagai keperluan file kompresi
- Berbagai keperluan compiling
- Wine 1.7 (Untuk emulator program Windows)
- VLC (Pemutar video)
- Cheese (Aplikasi Webcam)
- Gnome Tweak Tool (Tweaking tool untuk GNOME)
- Ubuntu Tweak (Tweaking tool)
- GIMP 2.9 (Padanan Photoshop)
- Inkscape (Padanan Corel Draw)
- Blender (Padanan 3DS Max)
- Openshot (Video Editor)
- Pitivi (Video Editor)
- Dropbox (Cloud Storage)
- Shutter (Aplikasi screenshot)
- Filezilla (FTP Client)
- Webserver + Database Server (Apache, PHP, Mysql, Phpmyadmin)
- Samba (Untuk sharing file)
- Conky Manager (Untuk konfigurasi conky secara GUI)
- Gparted (Untuk pemartisi)
- Synapse (Aplikasi pemanggil aplikasi yang cepat dan ringan)
- Guake (Aplikasi terminal)
- Conky (Untuk mempercantik tampilan DesktoP)
- Kazam (Perekam layar)
- Thunderbird (Mail client)
- Pidgin (Chatting tool)
- Steam (Untuk bermain game-game seperti DOTA 2)
- Eagle (Skematik Elektronik)
- Logisim (Simulator digital)
- Vim (Text editor yang lebih powerful dari nano)
- SSH (Agar dapat diremote)
- Synaptic (Semacam Ubuntu Software Center, tapi jauh lebih ringan)
- Gdebi (Untuk menginstall file .deb tapi jauh lebih ringan)
- dll
$ sudo gedit /etc/apt/sources.listGanti semua isi file tersebut dengan script ini :
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse
deb http://liveusb.info/multisystem/depot all mainJika sudah simpan dan tutup file tersebut. Selanjutnya eksekusi lagi perintah ini untuk mengupdate list repository kalian :
$ sudo apt-get update4. Tambahkan semua ppa untuk aplikasi yang diluar repository resmi dengan mengeksekusi semua script berikut satu persatu :
$ sudo add-apt-repository ppa:joe-yasi/yasi
$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp-edge
$ sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:dhor/myway
$ sudo add-apt-repository ppa:teejee2008/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:mc3man/trusty-media
$ sudo add-apt-repository ppa:linrunner/tlp
$ sudo apt-add-repository ppa:synapse-core/testing
$ sudo add-apt-repository ppa:moka/stable
$ sudo wget -q http://liveusb.info/multisystem/depot/multisystem.asc -O- | apt-key add -Jika sudah, update kembali list repository kalian :
$ sudo apt-get update5. Sekarang, barulah kalian dapat menginstall semua aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas :
$ sudo apt-get install filezilla shutter gimp converseen wine1.7 winetricks flashplugin-installer ubuntu-restricted-extras hotot inkscape openshot pitivi nautilus-dropbox synapse guake pidgin gparted gdebi synaptic ssh apache2 php5 mysql-server phpmyadmin vim conky kazam vlc logisim p7zip-full gcc g++ make supertuxkart blobby blender eagle gnome-tweak-tool conky-manager speedcrunch eagle neverball tuxtype tlp samba multisystem gstreamer0.10-plugins-ugly libxine1-ffmpeg gxine mencoder libdvdread4 totem-mozilla icedax tagtool easytag id3tool lame nautilus-script-audio-convert libmad0 mpg321 libavcodec-extra gstreamer0.10-ffmpeg p7zip-rar p7zip-full unace unrar zip unzip sharutils rar uudeview mpack arj cabextract file-roller tlp tlp-rdw smartmontools ethtool cheese gnome-tweak-tool gimp-resynthesizer tlp tlp-rdw smartmontools ethtool moka-gnome-shell-theme moka-icon-theme ubuntu-tweakPastikan kalian memiliki internet yang lumayan cepat ya, karena jumlah data yang didownload adalah sekitar 800MB. Oiya, jika nanti kalian diminta untuk menyetujui lisensi atau yang semacamnya, pilih saja YES terus. Kemudian jika muncul pertanyaan-pertanyaan seputar instalasi Apache, PHP, Mysql, dan Phpmyadmin yang meminta password segala macam, kalian bisa baca cara-caranya di artikel saya yang ini.
Selanjutnya tinggal tunggu saja proses instalasi hingga selesai. Kemudian restartlah komputer kalian.
6. Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita untuk mengupgrade GNOME kalian ke versi 3.12. Mengapa kalian perlu upgrade ke versi 3.12, karena ada beberapa fitur yang cukup keren disana. Salah satunya adalah sudah muncul kembalinya indikator jaringan kabel pada network manager. Coba saja kalian perhatikan, sekarang pasti indikator jaringan kabel kalian pasti tidak muncul jika kalian sedang dalam keadaan terkoneksi. Jadi jika kalian ingin menonaktifkan jaringan kabel kalian tersebut, kalian harus menonaktifkannya secara manual melalui System Settings > Network. Tentunya sangat merepotkan. Nah, di versi 3.12, indikator jaringan kabel ini sudah dimunculkan kembali. Dengan demikian saya rasa kita perlu untuk segera mengupgrade ke versi 3.12.
Cara upgradenya adalah sebagai berikut. Eksekusi perintah-perintah ini satu persatu :
$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3-staging
$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get dist-upgradePada saat perintah sudo apt-get dist-upgrade, nanti kan akan muncul semacam penjabaran list aplikasi apa saja yang akan diinstal, nah disitu perhatikan baik-baik bahwa jangan sampai ada aplikasi penting yang diremove. Jika ada aplikasi penting seperti gnome-shell, gnome-shell-desktop, atau aplikasi penting lainnya yang minta diremove, segera batalkan proses instalasi.
Oke, saya anggap semua normal-normal saja ya. Tinggal kalian tunggu prosesnya hingga selesai. Harap sabar, karena ada sekitar 300MB file yang harus didownload.
Setelah proses instalasi selesai, restart kembali komputer kalian untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.
7. Jika sampai tahap ini kalian sudah berhasil login kembali tanpa adanya permasalahan, berarti selamat, kini GNOME kalian sudah berubah menjadi versi 3.12. Bisa kalian cek saja dengan melihat apakah indikator jaringan kabel sudah muncul, dan fitur quicklist app sudah bisa digunakan.
8. Jika kalian ingin menggunakan ikon dan tema seperti yang ada didalam screenshot-screenshot saya, kalian tinggal mengubah konfigurasi tema dan ikon melalui aplikasi Tweak Tool (bisa kalian search di layar pencarian aplikasi) menjadi ikon Moka dan tema Adwaita.
Ya, sekarang Ubuntu GNOME 14.04 LTS kalian sudah siap pakai. Enjoy!
Semoga bermanfaat :)
Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu GNOME 14.04 LTS
Setelah sekian lama saya menggunakan Unity sebagai Desktop Environtment utama di komputer saya, akhirnya saya kepincut juga untuk pindah ke lain hati. GNOME 3.12 lah yang berhasil merebut perhatian saya. GNOME 3.12 seolah-olah menjawab keinginan saya untuk dapat memakai DE yang simpel, ringan, tapi terlihat mewah dan futuristik.
Selain dari segi tampilan, saya juga sangat suka dengan responsivitas GNOME 3.12 yang saya rasa jauh melebihi unity. Mungkin terkesan lebay, tapi silahkan kalian coba sendiri dan rasakan perbedaannya. Menurut saya tampilan GNOME 3.12 ini bisa lebih menjual Linux kepada para newbie.
Oke, lalu apa yang ingin saya informasikan dalam artikel ini? Saya disini akan memberikan langkah-langkah untuk kalian, apa aja sih sebenarnya yang harus dilakukan setelah kalian menginstall Ubuntu GNOME 14.04. Mulai dari instalasi aplikasi-aplikasi penting maupun cara upgrade ke GNOME 3.12 dari GNOME 3.10.
1. Pertama-tama downloadlah terlebih dahulu Ubuntu GNOME 14.04 LTS dari link berikut : DOWNLOAD UBUNTU GNOME 14.04.
Ingat, Ubuntu yang kita akan download adalah Ubuntu GNOME, bukan Ubuntu biasa. Jangan lakukan apa yang saya tulis disini jika kalian menggunakan Ubuntu versi biasa. Karena saya tidak menjamin atas apa yang akan terjadi.
2. Setelah terdownload, silahkan install Ubuntunya seperti cara install Ubuntu pada umumnya.
3. Setelah Ubuntu selesai terinstall, selanjutnya saya akan memberikan kepada kalian sekumpulan script yang intinya untuk menginstall berbagai macam aplikasi penting. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain :
Ganti semua isi file tersebut dengan script ini :
Jika sudah simpan dan tutup file tersebut. Selanjutnya eksekusi lagi perintah ini untuk mengupdate list repository kalian :
4. Tambahkan semua ppa untuk aplikasi yang diluar repository resmi dengan mengeksekusi semua script berikut satu persatu :
Jika sudah, update kembali list repository kalian :
5. Sekarang, barulah kalian dapat menginstall semua aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas :
Pastikan kalian memiliki internet yang lumayan cepat ya, karena jumlah data yang didownload adalah sekitar 800MB. Oiya, jika nanti kalian diminta untuk menyetujui lisensi atau yang semacamnya, pilih saja YES terus. Kemudian jika muncul pertanyaan-pertanyaan seputar instalasi Apache, PHP, Mysql, dan Phpmyadmin yang meminta password segala macam, kalian bisa baca cara-caranya di artikel saya yang ini.
Selanjutnya tinggal tunggu saja proses instalasi hingga selesai. Kemudian restartlah komputer kalian.
6. Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita untuk mengupgrade GNOME kalian ke versi 3.12. Mengapa kalian perlu upgrade ke versi 3.12, karena ada beberapa fitur yang cukup keren disana. Salah satunya adalah sudah muncul kembalinya indikator jaringan kabel pada network manager. Coba saja kalian perhatikan, sekarang pasti indikator jaringan kabel kalian pasti tidak muncul jika kalian sedang dalam keadaan terkoneksi. Jadi jika kalian ingin menonaktifkan jaringan kabel kalian tersebut, kalian harus menonaktifkannya secara manual melalui System Settings > Network. Tentunya sangat merepotkan. Nah, di versi 3.12, indikator jaringan kabel ini sudah dimunculkan kembali. Dengan demikian saya rasa kita perlu untuk segera mengupgrade ke versi 3.12.
Cara upgradenya adalah sebagai berikut. Eksekusi perintah-perintah ini satu persatu :
Pada saat perintah sudo apt-get dist-upgrade, nanti kan akan muncul semacam penjabaran list aplikasi apa saja yang akan diinstal, nah disitu perhatikan baik-baik bahwa jangan sampai ada aplikasi penting yang diremove. Jika ada aplikasi penting seperti gnome-shell, gnome-shell-desktop, atau aplikasi penting lainnya yang minta diremove, segera batalkan proses instalasi.
Oke, saya anggap semua normal-normal saja ya. Tinggal kalian tunggu prosesnya hingga selesai. Harap sabar, karena ada sekitar 300MB file yang harus didownload.
Setelah proses instalasi selesai, restart kembali komputer kalian untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.
7. Jika sampai tahap ini kalian sudah berhasil login kembali tanpa adanya permasalahan, berarti selamat, kini GNOME kalian sudah berubah menjadi versi 3.12. Bisa kalian cek saja dengan melihat apakah indikator jaringan kabel sudah muncul, dan fitur quicklist app sudah bisa digunakan.
8. Jika kalian ingin menggunakan ikon dan tema seperti yang ada didalam screenshot-screenshot saya, kalian tinggal mengubah konfigurasi tema dan ikon melalui aplikasi Tweak Tool (bisa kalian search di layar pencarian aplikasi) menjadi ikon Moka dan tema Adwaita.
Ya, sekarang Ubuntu GNOME 14.04 LTS kalian sudah siap pakai. Enjoy!
Semoga bermanfaat :)
Selain dari segi tampilan, saya juga sangat suka dengan responsivitas GNOME 3.12 yang saya rasa jauh melebihi unity. Mungkin terkesan lebay, tapi silahkan kalian coba sendiri dan rasakan perbedaannya. Menurut saya tampilan GNOME 3.12 ini bisa lebih menjual Linux kepada para newbie.
Oke, lalu apa yang ingin saya informasikan dalam artikel ini? Saya disini akan memberikan langkah-langkah untuk kalian, apa aja sih sebenarnya yang harus dilakukan setelah kalian menginstall Ubuntu GNOME 14.04. Mulai dari instalasi aplikasi-aplikasi penting maupun cara upgrade ke GNOME 3.12 dari GNOME 3.10.
1. Pertama-tama downloadlah terlebih dahulu Ubuntu GNOME 14.04 LTS dari link berikut : DOWNLOAD UBUNTU GNOME 14.04.
Ingat, Ubuntu yang kita akan download adalah Ubuntu GNOME, bukan Ubuntu biasa. Jangan lakukan apa yang saya tulis disini jika kalian menggunakan Ubuntu versi biasa. Karena saya tidak menjamin atas apa yang akan terjadi.
2. Setelah terdownload, silahkan install Ubuntunya seperti cara install Ubuntu pada umumnya.
3. Setelah Ubuntu selesai terinstall, selanjutnya saya akan memberikan kepada kalian sekumpulan script yang intinya untuk menginstall berbagai macam aplikasi penting. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain :
- Ubuntu Restricted Extras (Sudah termasuk Flash Player, Codec untuk memutar musik dan video, dan font-font Microsoft)
- Berbagai macam codec untuk memutar video dan musik
- Berbagai keperluan file kompresi
- Berbagai keperluan compiling
- Wine 1.7 (Untuk emulator program Windows)
- VLC (Pemutar video)
- Cheese (Aplikasi Webcam)
- Gnome Tweak Tool (Tweaking tool untuk GNOME)
- Ubuntu Tweak (Tweaking tool)
- GIMP 2.9 (Padanan Photoshop)
- Inkscape (Padanan Corel Draw)
- Blender (Padanan 3DS Max)
- Openshot (Video Editor)
- Pitivi (Video Editor)
- Dropbox (Cloud Storage)
- Shutter (Aplikasi screenshot)
- Filezilla (FTP Client)
- Webserver + Database Server (Apache, PHP, Mysql, Phpmyadmin)
- Samba (Untuk sharing file)
- Conky Manager (Untuk konfigurasi conky secara GUI)
- Gparted (Untuk pemartisi)
- Synapse (Aplikasi pemanggil aplikasi yang cepat dan ringan)
- Guake (Aplikasi terminal)
- Conky (Untuk mempercantik tampilan DesktoP)
- Kazam (Perekam layar)
- Thunderbird (Mail client)
- Pidgin (Chatting tool)
- Steam (Untuk bermain game-game seperti DOTA 2)
- Eagle (Skematik Elektronik)
- Logisim (Simulator digital)
- Vim (Text editor yang lebih powerful dari nano)
- SSH (Agar dapat diremote)
- Synaptic (Semacam Ubuntu Software Center, tapi jauh lebih ringan)
- Gdebi (Untuk menginstall file .deb tapi jauh lebih ringan)
- dll
$ sudo gedit /etc/apt/sources.listGanti semua isi file tersebut dengan script ini :
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse
deb http://liveusb.info/multisystem/depot all mainJika sudah simpan dan tutup file tersebut. Selanjutnya eksekusi lagi perintah ini untuk mengupdate list repository kalian :
$ sudo apt-get update4. Tambahkan semua ppa untuk aplikasi yang diluar repository resmi dengan mengeksekusi semua script berikut satu persatu :
$ sudo add-apt-repository ppa:joe-yasi/yasi
$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp-edge
$ sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:dhor/myway
$ sudo add-apt-repository ppa:teejee2008/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:mc3man/trusty-media
$ sudo add-apt-repository ppa:linrunner/tlp
$ sudo apt-add-repository ppa:synapse-core/testing
$ sudo add-apt-repository ppa:moka/stable
$ sudo wget -q http://liveusb.info/multisystem/depot/multisystem.asc -O- | apt-key add -Jika sudah, update kembali list repository kalian :
$ sudo apt-get update5. Sekarang, barulah kalian dapat menginstall semua aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas :
$ sudo apt-get install filezilla shutter gimp converseen wine1.7 winetricks flashplugin-installer ubuntu-restricted-extras hotot inkscape openshot pitivi nautilus-dropbox synapse guake pidgin gparted gdebi synaptic ssh apache2 php5 mysql-server phpmyadmin vim conky kazam vlc logisim p7zip-full gcc g++ make supertuxkart blobby blender eagle gnome-tweak-tool conky-manager speedcrunch eagle neverball tuxtype tlp samba multisystem gstreamer0.10-plugins-ugly libxine1-ffmpeg gxine mencoder libdvdread4 totem-mozilla icedax tagtool easytag id3tool lame nautilus-script-audio-convert libmad0 mpg321 libavcodec-extra gstreamer0.10-ffmpeg p7zip-rar p7zip-full unace unrar zip unzip sharutils rar uudeview mpack arj cabextract file-roller tlp tlp-rdw smartmontools ethtool cheese gnome-tweak-tool gimp-resynthesizer tlp tlp-rdw smartmontools ethtool moka-gnome-shell-theme moka-icon-theme ubuntu-tweakPastikan kalian memiliki internet yang lumayan cepat ya, karena jumlah data yang didownload adalah sekitar 800MB. Oiya, jika nanti kalian diminta untuk menyetujui lisensi atau yang semacamnya, pilih saja YES terus. Kemudian jika muncul pertanyaan-pertanyaan seputar instalasi Apache, PHP, Mysql, dan Phpmyadmin yang meminta password segala macam, kalian bisa baca cara-caranya di artikel saya yang ini.
Selanjutnya tinggal tunggu saja proses instalasi hingga selesai. Kemudian restartlah komputer kalian.
6. Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita untuk mengupgrade GNOME kalian ke versi 3.12. Mengapa kalian perlu upgrade ke versi 3.12, karena ada beberapa fitur yang cukup keren disana. Salah satunya adalah sudah muncul kembalinya indikator jaringan kabel pada network manager. Coba saja kalian perhatikan, sekarang pasti indikator jaringan kabel kalian pasti tidak muncul jika kalian sedang dalam keadaan terkoneksi. Jadi jika kalian ingin menonaktifkan jaringan kabel kalian tersebut, kalian harus menonaktifkannya secara manual melalui System Settings > Network. Tentunya sangat merepotkan. Nah, di versi 3.12, indikator jaringan kabel ini sudah dimunculkan kembali. Dengan demikian saya rasa kita perlu untuk segera mengupgrade ke versi 3.12.
Cara upgradenya adalah sebagai berikut. Eksekusi perintah-perintah ini satu persatu :
$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3-staging
$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get dist-upgradePada saat perintah sudo apt-get dist-upgrade, nanti kan akan muncul semacam penjabaran list aplikasi apa saja yang akan diinstal, nah disitu perhatikan baik-baik bahwa jangan sampai ada aplikasi penting yang diremove. Jika ada aplikasi penting seperti gnome-shell, gnome-shell-desktop, atau aplikasi penting lainnya yang minta diremove, segera batalkan proses instalasi.
Oke, saya anggap semua normal-normal saja ya. Tinggal kalian tunggu prosesnya hingga selesai. Harap sabar, karena ada sekitar 300MB file yang harus didownload.
Setelah proses instalasi selesai, restart kembali komputer kalian untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.
7. Jika sampai tahap ini kalian sudah berhasil login kembali tanpa adanya permasalahan, berarti selamat, kini GNOME kalian sudah berubah menjadi versi 3.12. Bisa kalian cek saja dengan melihat apakah indikator jaringan kabel sudah muncul, dan fitur quicklist app sudah bisa digunakan.
8. Jika kalian ingin menggunakan ikon dan tema seperti yang ada didalam screenshot-screenshot saya, kalian tinggal mengubah konfigurasi tema dan ikon melalui aplikasi Tweak Tool (bisa kalian search di layar pencarian aplikasi) menjadi ikon Moka dan tema Adwaita.
Ya, sekarang Ubuntu GNOME 14.04 LTS kalian sudah siap pakai. Enjoy!
Semoga bermanfaat :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
%2B-%2BMozilla%2BFirefox_999(001).png)
.png)
.png)

.png)

.png)

.png)

.png)
.png)
.png)

+-+gedit_999.png)
.png)


.png)

.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
