Showing posts with label Winbox. Show all posts
Showing posts with label Winbox. Show all posts

Thursday, August 14, 2014

Cara Mengetahui Password Winbox Mikrotik

Lupa Username dan Password Mikrotik? Lupa Username dan Password di Winbox Mikrotik? Jika jawabannya Ya, maka anda berada di tempat yang tepat. Karena pada artikel ini saya akan membahas tentang Cara Mengetahui Username dan Password Winbox Mikrotik yang terlupa tersebut.

Ada dua kondisi dimana kita biasanya lupa password mikrotik :
1. Lupa Username dan Password Winbox Mikrotik yang belum di save pada Winbox
2. Lupa Username dan Password Winbox Mikrotik yang sudah di save pada Winbox.

Untuk kondisi yang pertama sudah pernah saya bahas di artikel ini :

Disini kita akan bahas kondisi yang kedua, dimana sebelumnya kita sudah pernah menyimpan data login Mikrotik kita pada Winbox dengan menu Save pada Winbox.

Hasil simpanan data login yang pernah kita simpan akan muncul di bagian bawah Winbox, berupa kolom Address, User, dan Note seperti gambar berikut ini :



Kasus yang saya alami dan mungkin anda alami juga adalah saya lupa password mikrotik nya. Walaupun sebenarnya saya bisa login dengan data yang tersimpan itu tanpa tau passwordnya, dan bisa mengubah password nya ketika sudah login di Winbox. Namun saya tetap penasaran dengan password yang saya lupa tersebut.

Nah, untuk itulah saya akan bahas Cara Mengetahui Password Winbox Mikrotik dengan membuka data hasil simpanan Winbox nya. 

Cara untuk Mengetahui Password Winbox Mikrotik yaitu sebagai berikut :
1. Buka Winbox Mikrotik --> Klik tombol Tools... --> Export Addresses...


2. Pilih folder dimana anda akan menyimpan file export nya --> Beri nama file export nya --> Save


3. Buka Folder tempat anda menyimpan tadi di Windows Explorer --> Open With Notepad


4. Ta..da.. Muncul lah data login yang disimpan Winbox dalam format seperti gambar berikut ini :


Dari gambar di atas, bisa dilihat :
1. IP Address Mikrotik (label kuning)
2. Username Mikrotik (label pink)
3. Password Mikrotik (label coklat)

Dengan trik ini kita dapat mengetahui username dan password winbox mikrotik yang lupa dengan mudah. Silakan anda coba dan semoga bermanfaat :)

Wednesday, July 9, 2014

Cara Mengetahui Mikrotik Default Password

Mikrotik Default Password adalah password asli (default) dari Mikrotik RouterOS yang ada saat anda baru membeli Mikrotik atau setelah melakukan reset pada Mikrotik. Jika anda membeli Mikrotik baru, maka untuk bisa login ke sistem RouterOS nya baik via Winbox atau lainnya harus menggunakan Mikrotik Default Password (Baca : Belajar Mikrotik : Cara Akses Mikrotik).

Hal yang sama juga berlaku setelah anda melakukan Reset pada Mikrotik, karena setelah melakukan Reset Mikrotik maka semua setingan akan kembali ke Mikrotik Default Settings. (Baca : Tutorial Cara Reset Mikrotik)

Dalam Mikrotik Default Settings terdapat Mikrotik Default Username dan Mikrotik Default Password yang diperlukan untuk login. Nah, maka dari itu sangat penting bagi kita untuk mengetahuinya.  Karena jika tidak tahu setingan default mikrotik nya maka kita tidak bisa mengkonfigurasi Mikrotik tersebut.

Setiap perangkat Mikrotik yang benar-benar belum di otak-atik memiliki Setingan Default sebagai berikut:

IP Address Default Mikrotik :
192.168.88.1/24 pada port ether1
 
Mikrotik Default Username :
admin

Mikrotik Default Password :
(kosong/tanpa password) 

Jadi jika mau login ke Mikrotik via Winbox contoh nya seperti ini :


Itulah Setingan default Mikrotik berupa Mikrotik Default IP Address, Mikrotik Default Password dan Mikrotik Default Username. Perlu anda catat, setelah bisa login dengan menggunakan setingan default Mikrotik tersebut, pastikan anda ganti default username dan default password nya. Caranya silakan lihat disini : Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik.
Semoga artikel ini bermanfaat :)

Sunday, June 29, 2014

Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik

Winbox Mikrotik dapat mencari/menemukan perangkat Mikrotik yang terhubung dengan jaringan PC/Laptop kita. Dengan fitur Winbox ini kita bisa tau Mac Address, IP Address, Identisa Mikrotik, Versi RouterOS, dan tipe Routerboard nya seperti gambar berikut ini :


Fitur ini tentunya dapat memudahkan kita untuk mengidentifikasi Mikrotik yang terhubung ke jaringan kita. Namun dengan adanya fitur ini juga akan mengurangi keamanan jaringan terutama Mikrotik itu sendiri, karena dapat ditemukan oleh siapa saja yang menggunakan Winbox. Lebih parah lagi kalau orang itu sampai bisa login ke Mikrotik nya dan mengacak-acak konfigurasi di dalamnya. Jangan sampai dehh..

Nah, oleh karena itu akan lebih baik dan aman kalau fitur pencarian Mikrotik di Winbox ini diblokir saja. Sehingga ketika siapa saja membuka winbox dan melakukan pencarian, maka Mikrotik kita tidak akan muncul di pencarian Winbox tersebut.

Oke, langsung saja lanjut ke Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik :
1. Download Winbox Mikrotik. Yang udah punya gak usah gak apa2 :D

2. Login Mikrotik via Winbox 

3. Masuk ke menu Tools --> MAC Server --> MAC Ping Server --> Hilangkan centang MAC Ping Server Enabled


4. Masuk ke tab Winbox Interface --> Klik pada "all" --> Klik tanda silang untuk disable


5. Masuk ke menu IP --> Neighbors. Disini interface yang terhubung ke perangkat lain akan muncul.


6. Masuk tab Discovery Interfaces --> Pilih interface mana saja yang akan memblokir pencarian Winbox --> Klik tanda silang.


7. Sekarang coba buka Winbox lagi kemudian coba lakukan pencarian. Mikrotik tidak akan ditemukan oleh Winbox seperti gambar berikut :


NB :
Tutorial ini selain memblokir pencarian winbox juga akan memblokir login via MAC Address Mikrotik. Jadi hanya bisa login di Winbox menggunakan IP Address saja. Kalau masih ingin bisa login via MAC Address, langkah 3 dan 4 di atas bisa dilewati saja.

Oke demikianlah Tutorial Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik untuk meningkatkan keamanan Mikrotik. Semoga bermanfaat :)

Monday, February 3, 2014

Alasan Kenapa Tidak Bisa Konek Winbox via Mac Address Mikrotik

Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox? 
Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address? 
Mungkin dua pertanyaan ini pernah keluar dari pikiran anda ketika mau mengakses Mikrotik via Winbox tapi tidak bisa. Nah, kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan menjawab pertanyaan tersebut. Anda bisa download Winbox Mikrotik disini.

Pada dasarnya Winbox adalah sebuah utility yang digunakan untuk melakukan remote ke server mikrotik dalam mode GUI (Graphical User Interface). Jadi dengan ini anda tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah-perintah Mikrotik, hanya tinggal klik saja. Biasanya kita tinggal search aja di menu [...] di samping Connect to maka Mikrotik kita akan terdeteksi. Selanjutnya kita bisa memilih untuk konek Mikrotik ke Winbox via IP address atau MAC Address, seperti gambar berikut ini :


Nah, kemudian muncul pertanyaan pertama : 
"Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox?" 

Ada beberapa kemungkinan :
1. Mikrotik belum terkoneksi dengan benar ke PC/Laptop 
Jika menggunakan Kabel, cek kabel UTP nya apakah memang bisa digunakan.
Jika menggunakan Wireless, pastikan Laptop sudah terkoneksi dengan SSID Mikrotik nya dengan baik.
Jika menggunakan Wireless Hotspot, Pastikan anda sudah LOGIN ke hotspot Mikrotik dulu via web browser.

2. Mikrotik anda Hang/Crash, sehingga tidak terdeteksi. Solusinya coba restart Mikrotik nya dengan mencabut dan memasang kembali kabel power nya.

3. PC/Laptop yang digunakan terinstall Virtual Adapter dari aplikasi lain, seperti VirtualBox atau VMWare, dsb. Ternyata hal inilah yang selama ini saya alami setelah kedua kemungkinan di atas sudah teratasi. Mungkin hal ini juga yang terjadi pada Laptop/PC anda. Coba anda cek di "Network and Sharing Center" apakah ada virtual adapter lain yang terinstall di PC anda. 

Jika Virtual Adapter lain itu aktif, maka ketika kita coba search Mikrotik di Winbox, Mikrotik nya tidak muncul.


Untuk mengatasi hal ini, kita bisa menonaktifkan dulu virtual adapter tersebut dengan masuk ke menu "Change Adapter Settings". 
 

Disable dulu semua virtual adapter yang terinstall di PC/Laptop kita. Klik kanan di Virtual Adapter --> Klik Disable. Seperti gambar berikut :
 

Jika sudah nonaktif semua, coba search lagi Mikrotik nya di Winbox. Maka Mikrotik nya pun akan muncul seperti gambar berikut ini :

Coba konek Mikrotik via MAC Address nya.

Sekarang coba aktifkan kembali salah satu Virtual Adapter nya. Maka Winbox akan memunculkan pesan error "Router has been disconnected". Seperti gambar berikut ini :


Hal ini terjadi karena kita konek ke Winbox nya via MAC Address. Sehingga ketika Virtual Adapter nya diaktifkan koneksi ke Winbox akan putus dan tidak bisa menyambung lagi via MAC Address. Hanya bisa konek via IP Address nya.

Oke, jadi hal ini sudah menjawab pertanyaan kedua : 
"Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address?"

Itulah beberapa Alasan Kenapa Tidak Bisa Konek Winbox via Mac Address Mikrotik yang selama ini saya alami dan ternyata ada sebab dan solusinya. Semoga apa yang saya tuliskan di atas bisa membantu anda. 

Monday, September 16, 2013

Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik

Sertifikasi MTCNA (Mikrotik Training Certified Network Associated) merupakan sertifikasi Mikrotik yang paling dasar. Ada beberapa sertifikasi yang disediakan oleh Mikrotik, yaitu :

    MTCNA - MikroTik Certified Network Associate (Basic Essentials)
    MTCRE - MikroTik Certified Routing Engineer (Routing)
    MTCWE - MikroTik Certified Wireless Engineer (Wireless)
    MTCTCE - MikroTik Certified Traffic Control Engineer (Traffic Control)
    MTCUME - MikroTik Certified User Management Engineer (User Manager)
    MTCINE - MikroTik Certified Inter-networking Engineer (Inter Networking)

Untuk dapat memiliki sertifikat MTCWE, MTCRE, MTCTCE, MTCUME dan MTCINE, sebelumnya harus sudah lolos sertifikasi MTCNA terlebih dahulu. Oleh karena itu sertifikasi MTCNA menjadi sangat penting bagi anda penggiat Mikrotik. Jadi, kali ini kita akan membahas tips untuk sertifikasi MTCNA Mikrotik.

Sertifikasi diselenggarakan oleh lembaga training yang sudah menjalin kerjasama dengan Mikrotik. Di Indonesia ada banyak lembaga training Mikrotik yang menyelenggarakan Training sekaligus Sertifikasi nya. Untuk dapat mengikuti sertifikasi Mikrotik harus membayar biaya ke lembaga training tersebut, untuk nominal harga nya bervariasi tergantung lembaga training tersebut. Jika ikut sertifikasi maka dilakukan training materi Mikrotik dulu oleh lembaga training (biasanya lebih dari sehari) kemudian baru dilakukan ujian sertifikasi. 

Berikut ini beberapa peraturan pada tes sertifikasi Mikrotik :

  • Soal ujian sertifikasi menggunakan bahasa Inggris. 
  • Tidak boleh copy paste dan screenshot soal.
  • Waktu mengikuti Ujian Online Jika Score Dibawah atau sama dengan 49 maka dinyatakan TIDAK LULUS
  • Jika Score Antara 50%-59% akan mendapat kesempatan yg ke 2 dengan Mengikuti Ujian Online sekali lagi (biasanya soalnya lebih rumit)
  • Jika Score 60% keatas dinyatakan LULUS
  • Dan bagi yg ingin menjadi TRAINER Score Lulus Minimal 75 %
  • Masa Berlaku Sertifikat 3 Tahun
  • Tipe ujian nya open book, jadi boleh buka buku apa saja, namun tidak boleh tanya dan mencontek siapapun. 
Oke sekarang kita bahas tentang tips nya. Karena MTCNA merupakan tes Mikrotik basic, maka soal yang akan keluar itu merupakan dasar-dasar (basic) Mikrotik, seperti Router OS secara umum, Firewall, QoS, Network Management, Wireless, Bridging, Routing, dan Tunnel. 

Berikut ini beberapa Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik :

Tips #1
Soal yang digunakan berbahasa Inggris, jadi kalo kalian ga bisa berbahasa Inggris bisa memanfaatkan tool Google Translate untuk menterjemahkan soalnya, tapi ingat jangan copy paste soalnya! Tulis ulang saja soalnya untuk menghindari hal-hal yang tidak anda inginkan ok? ;)

Tips #2
Kerjakanlah soal yang mudah dulu. Jika ada soal yang susah lewati saja cari yang mudah dulu.

Tips #3
Jawaban dari soal tersebut biasanya sudah ada di wiki.mikrotik.com. Silakan anda cari saja, atau bisa juga cari di google.

Tips #4
Jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan soal. Jika anda sudah selesai sebelum waktunya, telitilah kembali jawaban anda. 

Tips #5 
Berdoalah sebelum ujian, dan yakinkan diri anda bahwa anda pasti dapat mengerjakan dengan baik semua soalnya dan lulus dengan nilai memuaskan.

Tips #6
Anda bisa mencoba mengerjakan latihan soal dari akun Mikrotik anda. Atau juga dapat mencoba mengerjakan contoh soal MTCNA Mikrotik yang dapat anda download disini

Oke, mungkin sekian dulu tips dari saya. Karena sudah lama juga tes ujian sertifikasi Mikrotik ini saya ikuti jadi udah agak lupa-lupa ingat gitu. Dulu juga pas ikut tes ga bayar alias Gratis, karena diselenggarakan oleh kampus saya di Diploma Teknik Elektro, UGM. Jadi mohon maklum jika informasinya ada yang kurang.

Oya, kalo udah selesai maka akan muncul hasil ujian nya seperti gambar berikut :


Seperti penjelasan di atas, kalau nilai nya 60% keatas maka tes nya lulus. Saya cuma bisa dapat 68% saja karena tes nya dilakukan beberapa bulan setelah mata kuliah Mikrotik di Kampus saya. Jadi cuma belajar sehari tok langsung tes, jadinya cuma dapat segini :D Nilai segitu pun adalah nilai tertinggi loh diantara semua yang ikut tes waktu itu :D.

Oke, kalo udah lulus sertifikasi Mikrotik kita akan dapat Sertifikat nya. Nah sertifikat ini langsung jadi setelah anda lulus, tapi bentuknya berupa Softcopy. Anda bisa mendownload file Sertifikat nya pada akun Mikrotik anda. Pada bagian Training, pilih my certificates.


Silakan anda download file nya berupa PDF atau images.

Oya, kalau anda ikut tes di lembaga training Mikrotik maka anda akan mendapat Sertifikat juga dari lembaga tersebut. Karena saya ikut yang gratisan dari kampus jadi ga dapet Sertifikat yang itu :D

Ini adalah sertifikat Mikrotik MTCNA saya :
Mungkin cukup sekian dulu sharing dari saya tentang Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik. Bagi anda yang akan menghadapi ujian Sertifikasi Mikrotik semoga dengan membaca info ini anda bisa lebih siap dan lebih baik dalam mengerjakan soalnya.

Download Contoh Soal Sertifikasi MTCNA Mikrotik disini!

Saturday, July 27, 2013

Cara Menjalankan Winbox Mikrotik di Linux Mint, Ubuntu, dll

Bagaimana cara menjalankan Aplikasi Winbox Mikrotik di Linux? Pertanyaan itu mungkin pernah mencuat di benak anda pengguna open surce terutama Linux. Seperti yang kita tau winbox adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi pada sistem operasi jaringan RouterOS Mikrotik dimana aplikasi Winbox ini berjalan pada OS Windows. Terus gimana caranya biar winbox bisa berjalan di Linux? Nah, kali ini kita akan membahas pertanyaan tersebut.

Winbox Mikrotik dapat dijalankan pada sistem operasi Linux, seperti Ubuntu, Linux Mint, Debian, dan distro linux lainnya. Cara menjalankan winbox Mikrotik di Ubuntu dan Linux Mint cukup mudah. Caranya sama saja, yaitu dengan menggunakan aplikasi Windows Emulator atau sering disebut wine. Dengan menggunakan wine kita dapat menjalankan aplikasi windows di Linux. 

Instalasi Wine

Silakan install wine dulu pada linux anda masing-masing. Anda dapat melihat cara install wine disini. Berikut ini saya pandu untuk instalasi Wine pada Linux Mint dan Ubuntu. Dalam hal ini saya menggunakan Linux Mint 15 codename "Olivia".
1. Buka Terminal.
2. Tambahkan repository wine melalui perintah berikut :
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
3. Update repository
sudo apt-get update
4. Download dan Install Wine
sudo apt-get install wine
5. Silakan tunggu hingga proses instalasi selesai. Proses ini agak lama, tergantung koneksi internet anda, karena akan beberapa kali download installer.

Download Winbox

Setelah Wine selesai diinstall, silakan download winbox mikrotik untuk linux terbaru dari Mikrotik dengan menggunakan perintah berikut ini pada terminal :
wget http://www.mikrotik.com/download/winbox.exe
Setelah proses download selesai, buka Winbox Mikrotik dengan perintah :
wine winbox.exe


Mikrotik Winbox loader akan muncul seperti paga gambar di atas. Tinggal isikan IP address, dan login detail nya dan klik connect. Tampilan Winbox pada Linux nya seperti pada gambar berikut ini :


Winbox Mikrotik saya jalankan pada Linux Mint 15 dan dapat bekerja dengan baik dan berjalan lancar. Silakan anda coba menggunakan Winbox Mikrotik pada Linux anda masing-masing.