Let's Share your experience!!!

Close (X)

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Install Raspbian sampai koneksi dengan VNC Viewer disertai username dan password

Pernahkah kawan-kawan install raspbian di Raspberry Pi tanpa keyboard, mungkin akan sulit yah. namun hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan proses remote dengan VNC Viewer yang telah tersedia di Raspbian yang tentunya telah di download dan ditanam dalam Raspberry.

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

Monday, February 28, 2011

LinuX-gamers Live


The linuX-gamers Live DVD is a bootable medium with a collection of popular 3D games. It contains both the NVIDIA and ATI proprietary Linux drivers and includes the following games: BzFLag, Enemy Territory, Glest, Nexuiz, Sauerbraten, Torcs, Tremulous, True Combat: Elite, Warsow and World of Padman. Although the live DVD is based on Arch Linux, it does not offer any desktop Linux functionality except gaming.

The fact of LinuX-gamers Live :
Pictures :






Video Demo :

Nexuizz 2.5.2

Download the game

Hardware Requirement :

Your PC must at least meet these requirements:
  • intel x86-compatible architecture
  • 512 MB ram
  • videocard with 3d acceleration
This distribution has been tested on a wide variety of systems. There is a good chance it will run well on your computer.

Features :


  • top free native linux games
  • high performance video card drivers
    • properitery nvidia drivers
    • properitary ati driver
  • open source drivers with 3d acceleration for many other video cards
  • harddisk is not touched
  • network booting and hosting support
  • nothing needs to be configured, everything is done automatically
  • basic applications like IRC chat (xchat), web browser (arora) and voice chat (mumble)
  • FREE
Changelog :

v0.9.6 (linuxtag2010-release):
  • improved user expierence and autoconfiguration
  • easy network configuration gui
  • support for chipsets of recent boards
  • updated games
  • new additional games
  • updated proprietary drivers
  • kernel 2.6.33
  • network booting support
Info about the release

There are two editions: a big one and a lite. The differences between these are as follows:
  • The big edition contains the full games selection. This includes games unsuitable for children or games requiring more powerful hardware. It will fit onto a DVD or USB flash drive (min. 5GB capacity).
  • The lite edition contains a smaller games selection. It only has games suitable for children and games that run even on older hardware. It will fit onto a CD or USB flash drive (min. 1GB capacity).
Games included in current version 0.9.6

Games only available on the big edition are underlined.


Share:

Sunday, February 27, 2011

Install GParted 0.8 Ubuntu

Posting akhir bulan neh...

15 Pebruary kemarin GParted telah merilis versi terbaru yaitu GParted 0.8. Dalam release terbaru GParted (Gnome Partition Editor) dengan antarmuka Grafis ini bisa digunakan untuk :
  • Membuat Partisi
  • Reorganizing Partisi
  • Menghapus Partisi Hardisk
  • Resize Partisi
  • Ada Data Resque (Lihat menu Device | Attemp Data Rescue )

GParted

Untuk data detilnya silakan lihat disini jo

Install GParted 0.8 di Ubuntu

Untuk menginstallnya kita bisa mendownload GParted 0.8.0.deb berikut :





Konon, untuk bisa digunakan dalam resque data atau lost partition, kita membutuhkan paket "gpart" yang kebetulan ada di repository ubuntu. Disini jo  Klick Yes saja pada pertanyaan yang ada, isi pasword root dan tunggu saja proses installasinya, kemudian close jika sudah selesai.
Install additional software 'gpart' klick install

Kalau mau menggunakan text command, bisa dengan perintah ini :

sudo apt-get install gpart

Oiya jo.. itu tadi sekedar menginstall dependency doang, bukan menginstall GParted-nya ya.. jadi untuk menginstall GParted 0.8 gunakan saja file  hasil download kita tadi. Tinggal double klick aja dan ikuti instruksi installasinya kok. Kan paketnya dalam .deb.

Kalau sebelumnya kita telah memiliki GParted versi yang lebih lama, misal 0.6.x maka secara default sistem akan menawarkan upgrade ke GParted 0.8.0 ini.

Opsi Upgrade


Untuk menjalankan programnya Klick System | Administration | GParted Partition Editor. Nanti jangan kaget kalau kita diminta untuk mengisi pasword root, karena GParted ini masuk dalam ranah administrator alias root.
Share:

Install GParted 0.8 Ubuntu

Posting akhir bulan neh...

15 Pebruary kemarin GParted telah merilis versi terbaru yaitu GParted 0.8. Dalam release terbaru GParted (Gnome Partition Editor) dengan antarmuka Grafis ini bisa digunakan untuk :
  • Membuat Partisi
  • Reorganizing Partisi
  • Menghapus Partisi Hardisk
  • Resize Partisi
  • Ada Data Resque (Lihat menu Device | Attemp Data Rescue )

GParted

Untuk data detilnya silakan lihat disini jo

Install GParted 0.8 di Ubuntu

Untuk menginstallnya kita bisa mendownload GParted 0.8.0.deb berikut :





Konon, untuk bisa digunakan dalam resque data atau lost partition, kita membutuhkan paket "gpart" yang kebetulan ada di repository ubuntu. Disini jo  Klick Yes saja pada pertanyaan yang ada, isi pasword root dan tunggu saja proses installasinya, kemudian close jika sudah selesai.
Install additional software 'gpart' klick install

Kalau mau menggunakan text command, bisa dengan perintah ini :

sudo apt-get install gpart

Oiya jo.. itu tadi sekedar menginstall dependency doang, bukan menginstall GParted-nya ya.. jadi untuk menginstall GParted 0.8 gunakan saja file  hasil download kita tadi. Tinggal double klick aja dan ikuti instruksi installasinya kok. Kan paketnya dalam .deb.

Kalau sebelumnya kita telah memiliki GParted versi yang lebih lama, misal 0.6.x maka secara default sistem akan menawarkan upgrade ke GParted 0.8.0 ini.

Opsi Upgrade


Untuk menjalankan programnya Klick System | Administration | GParted Partition Editor. Nanti jangan kaget kalau kita diminta untuk mengisi pasword root, karena GParted ini masuk dalam ranah administrator alias root.
Share:

Saturday, February 26, 2011

Upgrade Ubuntu 10.10 Ke 11.04

Ubuntu adalah salah satu distro yang cepat dalam merealease tiap versinya. Kita tahu, dalam setahun ubuntu mengeluarkan release sebanyak dua kali. Dan setiap release  tersebut bisa kita download dari situsnya. Sudah menjadi berita umum bahwa ubuntu mengeluarka releasenya pada bulan April dan Oktober.

Hal itu pula yang dijadikan kode seri releasannya. Misal, Ubuntu 9.04 adalah ubuntu 9 yang release pada bulan April (04) dan terakhir kemarin adalah Ubuntu 10.10 yang merupakan ubuntu 10 yang releasenya pada bulan Oktober (10).

Untuk versi anyar nanti Ubuntu 11.04 kita pastikan akan release pada bulan April (04). Bagi yang ingin menggunakan release tersebut, dari ubuntu 10.10 kita bisa meng-upgrade-nya dengan cara :

Upgrade Ubuntu 10.10 ke Ubuntu 11.04 :

Desktop

Pencet kombinasi tombol ALT+F2 dan pada command box yang muncul ketikkan 

"update-manager -d

ALT+F2 ketik update-manager -d
(tanda "" nya jangan diketik ya jo... hehe ).

Maka update manager akan memberitahu ke kita bahwa "New distribution release '11.04' is available". Klick upgrade dan ikuti saja instruksinya.
Update Manager Realease Baru
Bagi yang saat ini menggunakan ubuntu 10.10 Maverick, dan mencoba untuk meng-update OS nya sebelum release resmi April nanti muncul, maka di layar akan ada peringatan seperti ini :

Attention Upgrade

Server

Ketikkan perintah :

sudo do-release-upgrade -d;

upgrade server.. ikuti saja prosesnya

Kemudian ikuti saja instruksi yang ada dilayar. Yap, moga sukses ya jo..
Share:

Upgrade Ubuntu 10.10 Ke 11.04

Ubuntu adalah salah satu distro yang cepat dalam merealease tiap versinya. Kita tahu, dalam setahun ubuntu mengeluarkan release sebanyak dua kali. Dan setiap release  tersebut bisa kita download dari situsnya. Sudah menjadi berita umum bahwa ubuntu mengeluarka releasenya pada bulan April dan Oktober.

Hal itu pula yang dijadikan kode seri releasannya. Misal, Ubuntu 9.04 adalah ubuntu 9 yang release pada bulan April (04) dan terakhir kemarin adalah Ubuntu 10.10 yang merupakan ubuntu 10 yang releasenya pada bulan Oktober (10).

Untuk versi anyar nanti Ubuntu 11.04 kita pastikan akan release pada bulan April (04). Bagi yang ingin menggunakan release tersebut, dari ubuntu 10.10 kita bisa meng-upgrade-nya dengan cara :

Upgrade Ubuntu 10.10 ke Ubuntu 11.04 :

Desktop

Pencet kombinasi tombol ALT+F2 dan pada command box yang muncul ketikkan 

"update-manager -d

ALT+F2 ketik update-manager -d
(tanda "" nya jangan diketik ya jo... hehe ).

Maka update manager akan memberitahu ke kita bahwa "New distribution release '11.04' is available". Klick upgrade dan ikuti saja instruksinya.
Update Manager Realease Baru
Bagi yang saat ini menggunakan ubuntu 10.10 Maverick, dan mencoba untuk meng-update OS nya sebelum release resmi April nanti muncul, maka di layar akan ada peringatan seperti ini :

Attention Upgrade

Server

Ketikkan perintah :

sudo do-release-upgrade -d;

upgrade server.. ikuti saja prosesnya

Kemudian ikuti saja instruksi yang ada dilayar. Yap, moga sukses ya jo..
Share:

Friday, February 25, 2011

Auto Hide Panel

Secara default, ubuntu yang hadir dengan Gnome Desktop, saat kita install maupun dalam live cd memiliki dua panel. Katakanlah sebagai
  1. Panel Atas
  2. Panel Bawah
Nah kadang kita ingin agar, panel-panel tersebut tidak selalu tampak dilayar dengan alasan agar tampilan desktop kita lebih luas, misalnya... Karena itulah kita kemudian mengatur agar panel tersebut tersembunyi.

Caranya mudah saja. Eit.. mungkin ada diantara kita yang demen dengan perintah teks, makanya tidak salah kalau kita melakukan itu dengan text command. Tidak cuma menggunakan klick kanan, pada panel, kemudian milih properties dan pilih lagi auto hide :)
Panel Properties

Untuk yang pengin menggunakan perintah berbasis text, coba ketikkan ini :

Untuk panel atas :


gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide_size 0

Untuk panel bawah :

gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide_size 0
Share:

Auto Hide Panel

Secara default, ubuntu yang hadir dengan Gnome Desktop, saat kita install maupun dalam live cd memiliki dua panel. Katakanlah sebagai
  1. Panel Atas
  2. Panel Bawah
Nah kadang kita ingin agar, panel-panel tersebut tidak selalu tampak dilayar dengan alasan agar tampilan desktop kita lebih luas, misalnya... Karena itulah kita kemudian mengatur agar panel tersebut tersembunyi.

Caranya mudah saja. Eit.. mungkin ada diantara kita yang demen dengan perintah teks, makanya tidak salah kalau kita melakukan itu dengan text command. Tidak cuma menggunakan klick kanan, pada panel, kemudian milih properties dan pilih lagi auto hide :)
Panel Properties

Untuk yang pengin menggunakan perintah berbasis text, coba ketikkan ini :

Untuk panel atas :


gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide_size 0

Untuk panel bawah :

gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide_size 0
Share:

Thursday, February 24, 2011

Linux Untuk Anak-anak

Saya belum pernah dengar ( minimal hingga sampai saat ini ) ada pengembang sistem operasi non linux yang dengan sengaja mengembangkan sistem yang diperuntukkan bagi anak-anak. Bagaimana dengan Anda? Pernah dengar?

Oke, kita tidak perlu membahas OS untuk anak-anak yang non linux. Toh blog ini juga bahasannya dikhususkan lebih ke linux dan open source. Dan kebetulan saya sendiri pernah menginstall salah satu distro yang dibangun untuk bisa digunakan oleh anak-anak.

Salah satu tujuannya tentunya memberikan pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux pada anak-anak. Tentunya dengan desain dan materi yang telah disusun agar dapat mudah dipahami oleh anak-anak.
Qimo Desktop


Tentu disini, saya tidak bisa mengulas distro GNU/Linux tersebut secara lengkap. Tapi point yang ingin saya ambil dari postingan kali ini adalah adanya kesadara dari komunitas pengembang GNU/Linux terhadap pembelajaran dan pengenalan komputer khususnya yang bersenjatakan GNU/Linux sebagai sistem operasinya.

Beberapa disto GNU/Linux yang children friendly diantaranya adalah :

1. Qimo for Kids

Qimo for Kids  adalah satu distro Linux untuk anak yang berbasis Ubuntu. Target dari distro ini adalah anak-anak dengan usia 3+ tahun. Dalam distro ini disertakan berbagai macam permainan/game yang cocok untuk anak-anak, antar muka yang mudah dimengerti, ikon berukuran besar. Diharapkan dengan demikian anak-anak tidak akan mengalami kesulitan saat mengoperasikannya.

2. Sugar: K-6

Sugar yang berbasiskan Fedora khusu didesain untuk anak-anak. Untuk dapat digunakan pada laptop dalam program One-Laptop-Per-Child (OLPC) . Distro ini ditargetkan untuk anak usia 6 tahun, memberikan pengalaman baru untuk anak-anak, udah digunakan, memiliki kemampuan dalam hal pemrograman dan pembelajaran dalam komputer desktop. Seperti distro GNU/Linux umumnya, yang ini juga bisa dicustomize menurut selera usernya.

3. Edubuntu

Edubuntu merupakan distru turunan ubuntu, yang menargetkan untuk digunakan oleh anak-anak usia 3th - 18 th. Targetnya antara lain untuk digunakan pada sekolah tingkat dasar. Distribusinya memiliki 3 tema
  • Young
  • Plain
  • Default
Disamping itu juga memiliki desktop yang umum. Desktop environtment yang digunakan adalah Gnome. Aplikasi yang disertakan antara lain :
  • OpenOffice.org
  • KDE Edutainment Suite [ aplikasi untuk anak usia 3 - 18 th ]
  • Gcompris [menyertakan aplikasi untuk anak-anak, seperti nursery/kindergarten]

4. LinuxKidX

LinuxKidX  menyasar target anak usia 2 - 15 tahun. LinuxKidX adalah turunan dari distribusi Slackware

LinuxKidX

  • KDE sebagai desktop environment.
  • KStars ( virtual planetarium)
  • Kalzium (Tabel Element)
  • KTouch (tutorial mengetik)
  • KGeography
  • KWordQuiz
  • ChildsPlay
  • dll

5. Foresight for Kids: Usia 3 to 12

Foresight for Kids 
  • Gnome
  • Tuxpaint
  • Tuctyping
  • Gcompris
  • Tux of Math Command
  • Super Tux
  • Super Tux Card
  • Foobillard
  • GNU Chess
  • Nibbles
  • Frozen Buble
  • Super Mario
  • Chronicles
  • F-Spot {hoto Manager
  • Firefox
  • Banshee
  • Pidgin
  • Totem Movie Player

6.Doudou Linux: Ages 2 and Up

Doudou Linux  berbasis debian 5 yang stabil serta tentunya memiliki repository dari debian ini sehingga kita dimudahkan dalam hal install aplikasi tambahan yang diperlukan.
Desktop environtment-nya telah dimodifikasi untuk mudah digunakan oleh anak-anak. Aplikasi nya :
Doudoulinux

  • Child's Play
  • GCompris
  • adventure
  • arcade
  • board
  • card
  • logic
  • games olahraga
  • Geography
  • Kanagram
  • Hangman
  • KLetters
  • Empathy
  • Web Browser Epiphany

Dari hal tersebut diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa linux :

  • Komunitas/pengembang GNU/Linux memilikikepedulian pada anak-anak
  • GNU/Linux memiliki  didesain yang cocok untuk digunakan oleh anak-anak
  • Memiliki range usia pada tingkat anak-anak
  • Pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux untuk anak-anak
  • Memberi pengalaman khusus untuk anak-anak dalam penggunaan komputer
Share:

Linux Untuk Anak-anak

Saya belum pernah dengar ( minimal hingga sampai saat ini ) ada pengembang sistem operasi non linux yang dengan sengaja mengembangkan sistem yang diperuntukkan bagi anak-anak. Bagaimana dengan Anda? Pernah dengar?

Oke, kita tidak perlu membahas OS untuk anak-anak yang non linux. Toh blog ini juga bahasannya dikhususkan lebih ke linux dan open source. Dan kebetulan saya sendiri pernah menginstall salah satu distro yang dibangun untuk bisa digunakan oleh anak-anak.

Salah satu tujuannya tentunya memberikan pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux pada anak-anak. Tentunya dengan desain dan materi yang telah disusun agar dapat mudah dipahami oleh anak-anak.
Qimo Desktop


Tentu disini, saya tidak bisa mengulas distro GNU/Linux tersebut secara lengkap. Tapi point yang ingin saya ambil dari postingan kali ini adalah adanya kesadara dari komunitas pengembang GNU/Linux terhadap pembelajaran dan pengenalan komputer khususnya yang bersenjatakan GNU/Linux sebagai sistem operasinya.

Beberapa disto GNU/Linux yang children friendly diantaranya adalah :

1. Qimo for Kids

Qimo for Kids  adalah satu distro Linux untuk anak yang berbasis Ubuntu. Target dari distro ini adalah anak-anak dengan usia 3+ tahun. Dalam distro ini disertakan berbagai macam permainan/game yang cocok untuk anak-anak, antar muka yang mudah dimengerti, ikon berukuran besar. Diharapkan dengan demikian anak-anak tidak akan mengalami kesulitan saat mengoperasikannya.

2. Sugar: K-6

Sugar yang berbasiskan Fedora khusu didesain untuk anak-anak. Untuk dapat digunakan pada laptop dalam program One-Laptop-Per-Child (OLPC) . Distro ini ditargetkan untuk anak usia 6 tahun, memberikan pengalaman baru untuk anak-anak, udah digunakan, memiliki kemampuan dalam hal pemrograman dan pembelajaran dalam komputer desktop. Seperti distro GNU/Linux umumnya, yang ini juga bisa dicustomize menurut selera usernya.

3. Edubuntu

Edubuntu merupakan distru turunan ubuntu, yang menargetkan untuk digunakan oleh anak-anak usia 3th - 18 th. Targetnya antara lain untuk digunakan pada sekolah tingkat dasar. Distribusinya memiliki 3 tema
  • Young
  • Plain
  • Default
Disamping itu juga memiliki desktop yang umum. Desktop environtment yang digunakan adalah Gnome. Aplikasi yang disertakan antara lain :
  • OpenOffice.org
  • KDE Edutainment Suite [ aplikasi untuk anak usia 3 - 18 th ]
  • Gcompris [menyertakan aplikasi untuk anak-anak, seperti nursery/kindergarten]

4. LinuxKidX

LinuxKidX  menyasar target anak usia 2 - 15 tahun. LinuxKidX adalah turunan dari distribusi Slackware

LinuxKidX

  • KDE sebagai desktop environment.
  • KStars ( virtual planetarium)
  • Kalzium (Tabel Element)
  • KTouch (tutorial mengetik)
  • KGeography
  • KWordQuiz
  • ChildsPlay
  • dll

5. Foresight for Kids: Usia 3 to 12

Foresight for Kids 
  • Gnome
  • Tuxpaint
  • Tuctyping
  • Gcompris
  • Tux of Math Command
  • Super Tux
  • Super Tux Card
  • Foobillard
  • GNU Chess
  • Nibbles
  • Frozen Buble
  • Super Mario
  • Chronicles
  • F-Spot {hoto Manager
  • Firefox
  • Banshee
  • Pidgin
  • Totem Movie Player

6.Doudou Linux: Ages 2 and Up

Doudou Linux  berbasis debian 5 yang stabil serta tentunya memiliki repository dari debian ini sehingga kita dimudahkan dalam hal install aplikasi tambahan yang diperlukan.
Desktop environtment-nya telah dimodifikasi untuk mudah digunakan oleh anak-anak. Aplikasi nya :
Doudoulinux

  • Child's Play
  • GCompris
  • adventure
  • arcade
  • board
  • card
  • logic
  • games olahraga
  • Geography
  • Kanagram
  • Hangman
  • KLetters
  • Empathy
  • Web Browser Epiphany

Dari hal tersebut diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa linux :

  • Komunitas/pengembang GNU/Linux memilikikepedulian pada anak-anak
  • GNU/Linux memiliki  didesain yang cocok untuk digunakan oleh anak-anak
  • Memiliki range usia pada tingkat anak-anak
  • Pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux untuk anak-anak
  • Memberi pengalaman khusus untuk anak-anak dalam penggunaan komputer
Share:

Loving Ubuntu Linux

Ubuntu has always had its critics, but it remains the most popular personal Linux distribution of them all.

I have been using Ubuntu for several years ago. Actually for the first time  used GNU/Linux ubuntu not as first choice. Someday from computer magazine, I have read an article about alternative computer operating system. The name was Linux.
Linux, then I  was interested with the name. Lovely, simple and so curious. Then I was gone to book store, hunt some books as my reveral for the linux installation. I was very happy when my friend give me a piece of linux distribution CD. But.. I have no way installed it. It was in japanese language. One reason why do I want to have linux distribution installed on my computer. It's not free. But.. over then free.. Linux is freedom.
Then I have some experience with linux, when I was found an   internet cafe at Bandung. This cafe was used linux as their operating system I knew that linux only an alternative choice because the early this cafe has used win as the operating system. After the government make some operation to control an illegal software, the cafe chooce linux.
Ok, finally I used linux.. It was beauty and different with the system before, but I have no difficulties to operate the computer. Next year I have a linux distro installation CDROM and I was succeess installed it on my old computer with Celeron 800 MHz and RAM 128 MB + 40 GB Hdd.  No need superb hardware. It was nice and different experience when operating linux on the computer.
Then I move on another place. At the new place with the new job, I used linux. Pure linux on the computers. The distro was Zencafe 1.4  A complete distro for used as internet cafe operating system.
With linux I loves try another distro, like :
  • fedora
  • suse
  • linux mint
  • RHEL (Rethat Enterprise)
  • PCLinux OS
  • Puppy Linux
  • DSL
  • BlankOn
and the others. 
Finally I loves to ubuntu. With the first was used ubuntu 6.04 Drapper Drake. Then ubuntu become my favorite distro. I used ubuntu on the home and office. I don't care when the other uses aother famous and comercial OS with many  bugs and Mac OS desktop. But sure.. with ubuntu I have find the enjoyable linux distribution.
It's user friendly, complete package, stable and always new with update and upgrade every 6 month, community, suport, . With the free distribution. It's really free. I have a request CD and  directly sent to my house.
Now I have ubuntu 10.10 maverick installed on the PC and will upgraded to 11.04 next month.

Share:

Loving Ubuntu Linux

Ubuntu has always had its critics, but it remains the most popular personal Linux distribution of them all.

I have been using Ubuntu for several years ago. Actually for the first time  used GNU/Linux ubuntu not as first choice. Someday from computer magazine, I have read an article about alternative computer operating system. The name was Linux.
Linux, then I  was interested with the name. Lovely, simple and so curious. Then I was gone to book store, hunt some books as my reveral for the linux installation. I was very happy when my friend give me a piece of linux distribution CD. But.. I have no way installed it. It was in japanese language. One reason why do I want to have linux distribution installed on my computer. It's not free. But.. over then free.. Linux is freedom.
Then I have some experience with linux, when I was found an   internet cafe at Bandung. This cafe was used linux as their operating system I knew that linux only an alternative choice because the early this cafe has used win as the operating system. After the government make some operation to control an illegal software, the cafe chooce linux.
Ok, finally I used linux.. It was beauty and different with the system before, but I have no difficulties to operate the computer. Next year I have a linux distro installation CDROM and I was succeess installed it on my old computer with Celeron 800 MHz and RAM 128 MB + 40 GB Hdd.  No need superb hardware. It was nice and different experience when operating linux on the computer.
Then I move on another place. At the new place with the new job, I used linux. Pure linux on the computers. The distro was Zencafe 1.4  A complete distro for used as internet cafe operating system.
With linux I loves try another distro, like :
  • fedora
  • suse
  • linux mint
  • RHEL (Rethat Enterprise)
  • PCLinux OS
  • Puppy Linux
  • DSL
  • BlankOn
and the others. 
Finally I loves to ubuntu. With the first was used ubuntu 6.04 Drapper Drake. Then ubuntu become my favorite distro. I used ubuntu on the home and office. I don't care when the other uses aother famous and comercial OS with many  bugs and Mac OS desktop. But sure.. with ubuntu I have find the enjoyable linux distribution.
It's user friendly, complete package, stable and always new with update and upgrade every 6 month, community, suport, . With the free distribution. It's really free. I have a request CD and  directly sent to my house.
Now I have ubuntu 10.10 maverick installed on the PC and will upgraded to 11.04 next month.

Share:

Updated! Administrasi Sistem Dengan Ubuntu Control Center ( UCC )

Ubuntu Control Center adalah sebuah aplikasi seperti Mandriva Control Center yang bertujuan untuk memudahkan dalam pengorganisasian sistem, konfigurasi tool dari distribusi ubuntu. Mungkin mirip dengan Ubuntu Tweak yah?

UCC menggunakan aplikasi asli ubuntu, dan juga menggunakan dari pihak ketiga seperti :
  • Hardinfo
  • Boot-up Manager
  • Gufw
  • Startup_manager
  • jstest-gtk
  • Font-manager
  • vga-switchero kernel 2.6.35

UCC merupakan aplikasi yang bagus dalam mengorganisasikan sistem dalam satu tempat dengan mengelompokkan item-item kedalam satu kategori, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh user dengan mudah

Sala satu keuntungan dari penggunaan aplikasi ini adalah kita tidak harus mencari opsi dan seting dari menu ubuntu. Buka UCC dan klick pada opsi yang ada untuk mengaktifkan/mengatur ubuntu kita. Pastinya jauh lebih mudah dong...
UCC - Ubuntu Control Center

Untuk bisa menggunakan UCC ini langkah yang harus kita lakukan adalah :

1. Download dan install Font-manager


wget http://font-manager.googlecode.com/files/font-manager_0.5.5-4_i386.deb
sudo dpkg -i font-manager_0.5.5-4_i386.deb

2. Download dan install Jstest-gtk


wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb
sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

3. Install hardinfo yang ada di repository ubuntu


sudo apt-get install hardinfo

4. Install Ubuntu Control Center


wget http://ucc.googlecode.com/files/ucc_051_i386.deb
sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Untuk menjalankan aplikasi ini, klick menu Application | System Tools | Ubuntu Control Center

Amati bagian perbagiannya, sebelum melakukan konfigurasi.

Pada sisi kiri aplikasi ( kategori ) ini terdiri dari :

  1. Software Management
  2. Hardware
  3. Network and Internet
  4. System
  5. Local Disks
  6. Personal preference

Klick pada kategori tersebut, maka opsi yang ada akan muncul pada bagian kanan aplikasi UCC ini jo...

BONUS

Ini sekedar tambahan, karena ada beberapa yang menanyakan kenapa "wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb" filenya no longer anymore alias sudah tidak ada lagi? Hiks.. saya sendiri langsung mencobanya dan ternyata benar begitu. Karena penasaran, akhirnya saya googling mencari file jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dan ternyata ada beberapa lokasi tempat file tersebut mangkal. Jadi sebagai gantinya kita ambil dari sana.

Download jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dengan wget :

wget -c http://archive.getdeb.net/ubuntu/pool/apps/j/jstest-gtk/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Install dengan :

sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Dengan web browser Download ucc_051_i386.deb setelah selesai downloadnya, kemudian dari terminal menujo lokasi hasil download tadi.

Install dengan :

sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Demikianlah, jawaban sekaligus revisi dari artikel ini dikarenakan adanya perubahan struktur pada situs penyedia aplikasi yang diperlukan, sehingga harus kita cari alternatifnya.

Untuk temen-temen yang menanyakan pada saya baik langsung maupun via komen disini, saya ucapkan terimakasih. So keep blogging and learning :)

Share:

Updated! Administrasi Sistem Dengan Ubuntu Control Center ( UCC )

Ubuntu Control Center adalah sebuah aplikasi seperti Mandriva Control Center yang bertujuan untuk memudahkan dalam pengorganisasian sistem, konfigurasi tool dari distribusi ubuntu. Mungkin mirip dengan Ubuntu Tweak yah?

UCC menggunakan aplikasi asli ubuntu, dan juga menggunakan dari pihak ketiga seperti :
  • Hardinfo
  • Boot-up Manager
  • Gufw
  • Startup_manager
  • jstest-gtk
  • Font-manager
  • vga-switchero kernel 2.6.35

UCC merupakan aplikasi yang bagus dalam mengorganisasikan sistem dalam satu tempat dengan mengelompokkan item-item kedalam satu kategori, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh user dengan mudah

Sala satu keuntungan dari penggunaan aplikasi ini adalah kita tidak harus mencari opsi dan seting dari menu ubuntu. Buka UCC dan klick pada opsi yang ada untuk mengaktifkan/mengatur ubuntu kita. Pastinya jauh lebih mudah dong...
UCC - Ubuntu Control Center

Untuk bisa menggunakan UCC ini langkah yang harus kita lakukan adalah :

1. Download dan install Font-manager


wget http://font-manager.googlecode.com/files/font-manager_0.5.5-4_i386.deb
sudo dpkg -i font-manager_0.5.5-4_i386.deb

2. Download dan install Jstest-gtk


wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb
sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

3. Install hardinfo yang ada di repository ubuntu


sudo apt-get install hardinfo

4. Install Ubuntu Control Center


wget http://ucc.googlecode.com/files/ucc_051_i386.deb
sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Untuk menjalankan aplikasi ini, klick menu Application | System Tools | Ubuntu Control Center

Amati bagian perbagiannya, sebelum melakukan konfigurasi.

Pada sisi kiri aplikasi ( kategori ) ini terdiri dari :

  1. Software Management
  2. Hardware
  3. Network and Internet
  4. System
  5. Local Disks
  6. Personal preference

Klick pada kategori tersebut, maka opsi yang ada akan muncul pada bagian kanan aplikasi UCC ini jo...

BONUS

Ini sekedar tambahan, karena ada beberapa yang menanyakan kenapa "wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb" filenya no longer anymore alias sudah tidak ada lagi? Hiks.. saya sendiri langsung mencobanya dan ternyata benar begitu. Karena penasaran, akhirnya saya googling mencari file jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dan ternyata ada beberapa lokasi tempat file tersebut mangkal. Jadi sebagai gantinya kita ambil dari sana.

Download jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dengan wget :

wget -c http://archive.getdeb.net/ubuntu/pool/apps/j/jstest-gtk/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Install dengan :

sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Dengan web browser Download ucc_051_i386.deb setelah selesai downloadnya, kemudian dari terminal menujo lokasi hasil download tadi.

Install dengan :

sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Demikianlah, jawaban sekaligus revisi dari artikel ini dikarenakan adanya perubahan struktur pada situs penyedia aplikasi yang diperlukan, sehingga harus kita cari alternatifnya.

Untuk temen-temen yang menanyakan pada saya baik langsung maupun via komen disini, saya ucapkan terimakasih. So keep blogging and learning :)

Share:

Tuesday, February 22, 2011

Realtime Sunlight Earth Wallpaper

Kemarin kita sudah pernah membahas tentang xPlanetFX yang merupakan salah satu rendering wallpaper. Kali ini ada wallpaper semacam itu juga. Saya sebut sebagai Realtime Sunlight Earth Wallpaper.

My Desktop + Sunlight Earth Wallpaper

Mirip seperti xPLanetFX, tapi yang ini cenderung merender Sunlight / cahaya matahari pada bumi. Ketika kita mengaktifkannya, maka wallpaper kita akan berganti dengan image dari Realtime Sunlight Earth Wallpaper ini.

Pada menunya kita bisa memilih 6 opsi berbeda, yaitu :
  • Mercator
  • Peters
  • Mollweide
  • Equirectangular
  • Dawn to dusk
  • Moon Phase

Untuk melihat perbedaannya, secara visual pada aplikasinya telah bisa kita pahami.

Oke, cara installnya ? Dari terminal ketikkan perintah :


sudo add-apt-repository ppa:realtime.sunlight.wallpaper/rswsudo apt-get install gtk-sunlight
sudo apt-get update


Tunggu saja masing-masing prosesnya hingga selesai, maka kita akan dapat menjalankannya dari

Application | Accessories | Real-time Sunlight Wallpaper
Sunlight Earth Wallpaper
Share:

Realtime Sunlight Earth Wallpaper

Kemarin kita sudah pernah membahas tentang xPlanetFX yang merupakan salah satu rendering wallpaper. Kali ini ada wallpaper semacam itu juga. Saya sebut sebagai Realtime Sunlight Earth Wallpaper.

My Desktop + Sunlight Earth Wallpaper

Mirip seperti xPLanetFX, tapi yang ini cenderung merender Sunlight / cahaya matahari pada bumi. Ketika kita mengaktifkannya, maka wallpaper kita akan berganti dengan image dari Realtime Sunlight Earth Wallpaper ini.

Pada menunya kita bisa memilih 6 opsi berbeda, yaitu :
  • Mercator
  • Peters
  • Mollweide
  • Equirectangular
  • Dawn to dusk
  • Moon Phase

Untuk melihat perbedaannya, secara visual pada aplikasinya telah bisa kita pahami.

Oke, cara installnya ? Dari terminal ketikkan perintah :


sudo add-apt-repository ppa:realtime.sunlight.wallpaper/rswsudo apt-get install gtk-sunlight
sudo apt-get update


Tunggu saja masing-masing prosesnya hingga selesai, maka kita akan dapat menjalankannya dari

Application | Accessories | Real-time Sunlight Wallpaper
Sunlight Earth Wallpaper
Share:

Monday, February 21, 2011

Install Game Astromenace

Hardcore 3D space shooter with spaceship upgrade possibilities.

Ya sebuah game arcade shooter yang bisa jadi alternatif atau sekedar iseng saat kita berada dilingkungan linux. So, kata siapa linux ga punya game menarik? Sebenarnya banyak juga varian game asik di linux. Next time kita coba lihat dah bahasan-nya...

Download :
English version | German | Russian

Cara install 1 :

Setelah file master kita download, maka ekstak-lah file tersebut. Saya pilih untuk mengekstrak ke folder /opt. Tapi kita tidak harus meletakkan-nya disana. Terserah. Oia.. disini saya pilih download yang english.
sudo tar xjf /home/joherujo/Downloads/Download/amenace12.tar.bz2 -C /opt/


Untuk menjalankannya cukup dengan meng-kick game-Launcher yang ada dalam folder astromenace. Pastikan juga file tersebut telah ditandai dengan  Allow executing file as program 


Agar lebih mudah, kita bisa membuat shorcut di desktop dengan cara :

Klick kanan | Create Launcher. Jelasnya lihat gambar ini jo :

Create Launcher / Shortcut
Keterangan :

  • Type : Application
  • Name: Astromenace
  • Command : Lokasi-Folder-Astromenace/game_launcher
  • Icon : Pilih icon, saya ambil dari icon 128x128 dalam folder astromenace

Cara Install 2 :

  • Edit file /etc/apt/sources.list sebagai root

sudo gedit /etc/apt/sources.list dan tambahkan baris berikut :

deb http://viewizard.com/linux debian/

  • Install GPG Key
wget http://www.viewizard.com/linux/viewizard-gpg.asc
sudo apt-key add viewizard-gpg.asc

  • Update repository
sudo apt-get update

  • Install game Astromenace
sudo apt-get install astromenace  Versi English

sudo apt-get install astromenace-de Versi German.

sudo apt-get install astromenace-ru Versi Russian.

About :
AstroMenace is a brilliant 3d scroll-shooter allowing you to feel the adrenalin rush of a fierce space battle against relentless swarms of alien invaders. Immerse into a decisive battle against tons of cunning foes, face the terrifying bosses and protect your homeland throughout 15 diverse levels of the game. The hardcore gameplay of AstroMenace, packed with pure non-stop action, will become a full scale test for your basic instinct of survival.



AstroMenace shines with stunning special effects which in combination with superb 3d graphics guarantee that the game will feast the eyes of even most experienced arcade players. The quality of visuals ensures that the demonstration of your superior power and new weaponry will look really impressive and awesome, so the destruction of foes is a truly amazing sight.

The game provides a wide variety of armaments and weapon upgrades for discharging the retributive wrath upon the hordes of enemies, besides it has a great number of improvements for enhancing the defensive abilities of your spaceship. Collect money during the combat and invest them into turning your spaceship into an ultimate weapon of mass destruction.

AstroMenace offers a variety to the gameplay by providing it with two different control styles, simulator and arcade. It's up to you to decide, whether to concentrate on inflicting damage and make total carnage or involve some skillful maneuvering to the flight. Along with different navigation systems there are 22 playable ships each with its own specific characteristics.

What's more AstroMenace comes with a convenient system of pilot profiles that redeems from a save\load routine and a handy interface creating auspicious gaming conditions. Also it has rich difficulty options where you can precisely define the game complexity. If you'd like to become a legendary Galaxy liberator and an honored space fighter, then get AstroMenace and prove to these arrogant aliens that humans are of higher evolutionary grade.


You can create your own levels by this manual:
- English script manual ver 1.0.70502: script_en.doc (208.0 KB), script_en.pdf (154.7 KB)
- Russian script manual ver 1.0.70502: script_ru.doc (213.5 KB), script_ru.pdf (191.7 KB)

Share:

Install Banshee (Default Music Player Untuk Ubuntu 11.04)

Banshe dalam release ubuntu 11.04 Natty Narwal akan menggantikan peran Rhytmbox sebagai default music player. Nah sebelum kita mendapatkan release resmi dari ubuntu 11.04 bulan April nanti, ga ada salahnya kita coba untuk mengenal player yang satu ini.
Tampilan Banshee. Check it!!

Install Banshee

Disini saya gunakan ubuntu 10.10 Maverick. Sebenarnya banshee ada dalam repository ubuntu. Kita bisa menginstallnya dengan ini. Tapi ubuntu memilih untuk tidak meng-update aplikasi tersebut, sehingga ada kemungkinan kita mendapatkan update yang lama.

Untuk menginstall banshee dengan update terbaru, coba kita gunakan cara ini :

Buka dan edit file sources.list dengan perintah


sudo gedit /etc/apt/sources.list

Masukkan key berikut:

Untuk 10.10

deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main

Untuk 10.04


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main

Untuk 9.10


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main

Kemudian update source list kita dengan


sudo apt-get update

Setelah selesai, install banshe dengan perintah :


sudo apt-get install banshee

Untuk menjalankan Banshee, kita bisa meng-klick menu Application | Sound & Video | Banshee Media Player
About Banshee
Untuk detil tentang banshee ini, ada di postingan saya Sekilas Tentang  Ubuntu 11.04. Baca juga ya? ;)


Share:

Install Banshee (Default Music Player Untuk Ubuntu 11.04)

Banshe dalam release ubuntu 11.04 Natty Narwal akan menggantikan peran Rhytmbox sebagai default music player. Nah sebelum kita mendapatkan release resmi dari ubuntu 11.04 bulan April nanti, ga ada salahnya kita coba untuk mengenal player yang satu ini.
Tampilan Banshee. Check it!!

Install Banshee

Disini saya gunakan ubuntu 10.10 Maverick. Sebenarnya banshee ada dalam repository ubuntu. Kita bisa menginstallnya dengan ini. Tapi ubuntu memilih untuk tidak meng-update aplikasi tersebut, sehingga ada kemungkinan kita mendapatkan update yang lama.

Untuk menginstall banshee dengan update terbaru, coba kita gunakan cara ini :

Buka dan edit file sources.list dengan perintah


sudo gedit /etc/apt/sources.list

Masukkan key berikut:

Untuk 10.10

deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main

Untuk 10.04


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main

Untuk 9.10


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main

Kemudian update source list kita dengan


sudo apt-get update

Setelah selesai, install banshe dengan perintah :


sudo apt-get install banshee

Untuk menjalankan Banshee, kita bisa meng-klick menu Application | Sound & Video | Banshee Media Player
About Banshee
Untuk detil tentang banshee ini, ada di postingan saya Sekilas Tentang  Ubuntu 11.04. Baca juga ya? ;)


Share:

Konvert Web Page Ke Dokument PDF

Pernahkan suatu ketika kita bingung ingin menyalin suatu halaman web, ke dalam bentuk teks atau dokumen? Bisa saja kita gunakan  jurus CoPas ke Aplikasi Office, misalnya. 

Hm.. begitu ya? Saya rasa itu bukan cara yang "nikmat" untuk kita lakukan, apabila telah mengetahui tips ini. Mengkonvert Halaman Web Kedalam Dokumen PDF. 

Kenapa begitu? Karena sebenarnya cara ini jauh lebih efektif dan masuk akal, plus hemat waktu karena praktis.

Oke, langsung praktek saja, begini jo..
  1. Buka halaman website yang akan kita ambil dokumennya
  2. Setelah semua dimuat sempurna oleh browser, ketikkan kombinasi tombol Ctrl + P
  3. Saat muncul dialog printing, pilih saja print to file, .PDF
  4. Atur beberapa opsi yang ada sesuai selera
  5. Klick print dan tunggu prosesnya beberapa saat sampai selesai
  6. Oke, kita telah mendapatkan filenya
Printer Dialog, atur opsi yang ada sesuai selera kita
 Simple kan jo ? Lebih simple prakteknya daripada teorinya :D
Share:

Konvert Web Page Ke Dokument PDF

Pernahkan suatu ketika kita bingung ingin menyalin suatu halaman web, ke dalam bentuk teks atau dokumen? Bisa saja kita gunakan  jurus CoPas ke Aplikasi Office, misalnya. 

Hm.. begitu ya? Saya rasa itu bukan cara yang "nikmat" untuk kita lakukan, apabila telah mengetahui tips ini. Mengkonvert Halaman Web Kedalam Dokumen PDF. 

Kenapa begitu? Karena sebenarnya cara ini jauh lebih efektif dan masuk akal, plus hemat waktu karena praktis.

Oke, langsung praktek saja, begini jo..
  1. Buka halaman website yang akan kita ambil dokumennya
  2. Setelah semua dimuat sempurna oleh browser, ketikkan kombinasi tombol Ctrl + P
  3. Saat muncul dialog printing, pilih saja print to file, .PDF
  4. Atur beberapa opsi yang ada sesuai selera
  5. Klick print dan tunggu prosesnya beberapa saat sampai selesai
  6. Oke, kita telah mendapatkan filenya
Printer Dialog, atur opsi yang ada sesuai selera kita
 Simple kan jo ? Lebih simple prakteknya daripada teorinya :D
Share:

Saturday, February 19, 2011

Mengganti Gnome Screensaver Dengan Xscreensaver Di Ubuntu

Xscreensaver merupakan koleksi screensaver standar pada distribusi linux dengan  X11 Windows System. Xscreensaver memiliki 2 hal penting yaitu :

  • Memiliki koleksi screensaver dalam jumlah banyak
  • Memiliki kemampuan untuk mengunci screen dan juga blanking / membuat tampilan layar blank
Konfigurasi xscreensaver

Remove gnome-screensaver

Untuk meremove gnome-screensaver gunakan perintah berikut :


sudo apt-get remove gnome-screensaver


Install xscreensaver

Untuk menginstall xscreensaver gunakan perintah berikut :

sudo apt-get install xscreensaver


Untuk mengatur supaya xscreensaver berjalan dengan menjalankan xscreensaver daemon, gunakan perintah berikut :

xscreensaver -nosplash

Kita bisa melihat demo ataupun konfigurasi xscreensaver pada menu System | Preferences | Screensaver

Meng-konfigurasi sistem standby, suspend, screen off

Untuk  melakukan itu, kita harus menyertakan xscreensaver -nosplash pada waktu startup, dari menu System | Preferences | Startup Application, klick add "xscreensaver -nosplash" pada bagian command

Untuk mengaktifkan / meng-enable-kan semua screensaver, gunakan perintah berikut dari terminal :

sudo apt-get install unicode-screensaver xscreensaver-gl-extra rss-glx xscreensaver-data-extra
Share:

Blog Archive