Let's Share your experience!!!

Close (X)


Apakah Anda membutuhkan sistem aplikasi untuk data science, absensi, pertokoan, sistem mikrokontroler Arduino/ Raspberry Pi?
Kami menyediakan semua kebutuhan sistem penyimpanan data jurnal dan akuntansi untuk toko anda, Dapat dikembangkan untuk sistem koperasi, Apapun permasalahan pertokoan, kami solusinya.
Kami di sini semua
Silahkan daftar atau gunakan akses kami menggunakan username kasir dan pasword 123456

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

Tuesday, January 31, 2012

Install Mounty, Aplikasi untuk mount iso di Ubuntu


Jika di Windows ada yang namanya Poweriso atau Daemon tools lite sebagai aplikasi untuk mounting file-file image disk (.iso, .img, .dmg, dll), di Ubuntu ada yang namanya Mounty. Sebenarnya sih ada banyak aplikasi semacam ini di Ubuntu, tapi Mounty ini yang menurut saya yang paling simpel dan mudah digunakan diantara yang lainnya.

Sekali dijalankan, Mounty akan running di systray.


Kalo kalian pilih Open Disc Image, maka nanti akan muncul window untuk memilih file image mana yang ingin kalian mounting.

Pilih Remember mounted Image jika kalian ingin file image yang sudah dimounting agar selalu otomatis termounting saat komputer dinyalakan.

Kalo pilihan Use AppIndicator ini maksudnya untuk membolehkan Mounty running di Systray.

Dan kalo kalian mencentang Load at Startup, Mounty akan selalu running setiap komputer dinyalakan.

Mounty juga bisa kok untuk langsung memount disk image dari file manager kalian.


Jika kalian berniat untuk menginstallnya, tinggal tambahkan PPA dari OMGubuntu! dibawah ini :

$ sudo add-apt-repository ppa:kokoto-java/omgubuntu-stuff
$ sudo apt-get update && sudo apt-get install mounty


Semoga bermanfaat :)
Share:

Install Mounty, Aplikasi untuk mount iso di Ubuntu


Jika di Windows ada yang namanya Poweriso atau Daemon tools lite sebagai aplikasi untuk mounting file-file image disk (.iso, .img, .dmg, dll), di Ubuntu ada yang namanya Mounty. Sebenarnya sih ada banyak aplikasi semacam ini di Ubuntu, tapi Mounty ini yang menurut saya yang paling simpel dan mudah digunakan diantara yang lainnya.

Sekali dijalankan, Mounty akan running di systray.


Kalo kalian pilih Open Disc Image, maka nanti akan muncul window untuk memilih file image mana yang ingin kalian mounting.

Pilih Remember mounted Image jika kalian ingin file image yang sudah dimounting agar selalu otomatis termounting saat komputer dinyalakan.

Kalo pilihan Use AppIndicator ini maksudnya untuk membolehkan Mounty running di Systray.

Dan kalo kalian mencentang Load at Startup, Mounty akan selalu running setiap komputer dinyalakan.

Mounty juga bisa kok untuk langsung memount disk image dari file manager kalian.


Jika kalian berniat untuk menginstallnya, tinggal tambahkan PPA dari OMGubuntu! dibawah ini :

$ sudo add-apt-repository ppa:kokoto-java/omgubuntu-stuff
$ sudo apt-get update && sudo apt-get install mounty


Semoga bermanfaat :)
Share:

Sunday, January 29, 2012

Trik install paket .deb sekaligus dalam satu folder


Ini adalah trik iseng yang lumayan berguna untuk kalian yang sering menginstall paket-paket .deb secara offline. Kan kalo kalian ingin menginstall paket .deb biasanya ada beberapa paket .deb lainnya sebagai dependensi yang kalian letakkan semuanya di dalam satu folder. Kemudian kalian akan menginstallnya satu-satu bukan? Ini sungguh merepotkan, apalagi untuk menginstall ini kalian harus menggunakan Ubuntu Software Center (di Ubuntu) yang notabene berat untuk dibuka.

Oleh karena itu muncullah ide ini yang akan membuat penginstalan paket .deb sekaligus dalam satu folder akan lebih mudah. Trik ini juga menggunakan sebuah script nautilus yang mirip dengan postingan saya yang satu ini. Yuk langsung aja step by stepnya.

Trik install paket .deb sekaligus dalam satu folder

1. Download dulu scriptnya disini

2. Kopikan script tersebut ke /home/usernameanda/.gnome2/nautilus-scripts/disini. Misalnya punya saya di /home/rizal/.gnome2/nautilus-scripts/.

Click to Reveal !!:



nb : untuk memunculkan hidden folder .gnome2, tekan ctrl + H.

3. Beri hak akses executable pada scriptnya

$ chmod +x /home/usernameanda/.gnome2/nautilus-scripts/Install\ Deb

4. Tutup Nautilus kalian lalu buka kembali. Cara menggunakannya adalah dengan mengklik kanan pada salah satu file .deb nya, pilih scripts, pilih Install Deb. Maka dia akan menginstall semua paket tersebut secara otomatis.

Click to Reveal !!:



Semoa bermanfaat :)
Share:

Trik install paket .deb sekaligus dalam satu folder


Ini adalah trik iseng yang lumayan berguna untuk kalian yang sering menginstall paket-paket .deb secara offline. Kan kalo kalian ingin menginstall paket .deb biasanya ada beberapa paket .deb lainnya sebagai dependensi yang kalian letakkan semuanya di dalam satu folder. Kemudian kalian akan menginstallnya satu-satu bukan? Ini sungguh merepotkan, apalagi untuk menginstall ini kalian harus menggunakan Ubuntu Software Center (di Ubuntu) yang notabene berat untuk dibuka.

Oleh karena itu muncullah ide ini yang akan membuat penginstalan paket .deb sekaligus dalam satu folder akan lebih mudah. Trik ini juga menggunakan sebuah script nautilus yang mirip dengan postingan saya yang satu ini. Yuk langsung aja step by stepnya.

Trik install paket .deb sekaligus dalam satu folder

1. Download dulu scriptnya disini

2. Kopikan script tersebut ke /home/usernameanda/.gnome2/nautilus-scripts/disini. Misalnya punya saya di /home/rizal/.gnome2/nautilus-scripts/.

Click to Reveal !!:



nb : untuk memunculkan hidden folder .gnome2, tekan ctrl + H.

3. Beri hak akses executable pada scriptnya

$ chmod +x /home/usernameanda/.gnome2/nautilus-scripts/Install\ Deb

4. Tutup Nautilus kalian lalu buka kembali. Cara menggunakannya adalah dengan mengklik kanan pada salah satu file .deb nya, pilih scripts, pilih Install Deb. Maka dia akan menginstall semua paket tersebut secara otomatis.

Click to Reveal !!:



Semoa bermanfaat :)
Share:

Saturday, January 28, 2012

Membuat E-Learning berbasis Dokeos di Debian Squeeze


Dari beberapa hari yang lalu saya sedang giat-giatnya menggarap sebuah job dari sekolah untuk membuat sebuah website e-Learning berbasis Dokeos. Kalian tentunya tau kan apa itu website e-Learning? Ya, itu adalah sebuah web yang fungsinya untuk belajar layaknya di sekolah tapi secara online. Disitu nanti akan ada modul pembelajarannya yang dapat di upload oleh guru-guru yang bersangkutan dan juga ada ujian onlinenya. Jadi ini akan sangat bermanfaat sekali untuk menghemat ruang, waktu dan biaya.

Lalu apa Dokeos itu? Dokeos adalah sebuah LMS yang open source. Fitur-fiturnya antara lain, E-learning management, Oogie Rapid Learning, dan LiveConference. Silahkan merujuk ke link-link yang saya beri diatas saja jika kalian ingin mengetahui Dokeos lebih lanjut.

Baiklah, langsung saja kita mulai cara Membuat E-Learning berbasis Dokeos di Debian Squeeze

1. Install dulu webserver-nya (Apache + Mysql + php) nya. Silahkan menuju postingan saya yang ini jika kalian masih belum tau cara instalasi webserver di Debian Squeeze. Setelah itu pastikan semua telah terinstall dengan baik yaa.

2. Download dulu dokeos yang terbaru :

# wget http://www.dokeosnet.com/download/dokeos-2.1.1.zip

3. Install unzip :

# apt-get install unzip

Lalu ekstrak file dokeosnya dengan perintah berikut :

# unzip dokeos-2.1.1.zip

oiya, mendingan kita rename aja nama foldernya biar gampang nantinya.

# mv dokeos-2.1.1 dokeos

4. Pindahkan folder dokeos ke /var/www dan edit hak akses permisinya

# mv dokeos /var/www/
# chmod -R 777 /var/www/dokeos
# chown -R root.www-data /var/www/dokeos


Click to Reveal !!:





5. Setelah itu sekarang kita edit settingan apache nya agar direktori default webservernya langsung mengarah ke si dokeos ini.

# nano /etc/apache2/sites-enabled/000-default

Click to Reveal !!:




Edit persis seperti gambar dibawah ini :

Click to Reveal !!:



Save kemudian exit filenya.

6. Yang terakhir adalah merestart apachenya :

# /etc/init.d/apache2 restart

7. Nah, berhubung Debian kita tidak memiliki tampilan grafis, oleh karena itu untuk menginstall dokeosnya kita harus menggunakan jasa komputer lain. Silahkan sambungkan si Debian ke sebuah
laptop, lalu ketikkan ip server di browser. Maka akan tampil seperti berikut, silahkan klik Install Dokeos.

Click to Reveal !!:



8. Disini kalian disuruh untuk memilih bahasa yang akan digunakan. Klik Next.

Click to Reveal !!:



9. Pastikan semua kebutuhan sistem telah terpenuhi, klik New Instalation jika sudah yakin.

Click to Reveal !!:






10. Klik I Accept :

Click to Reveal !!:



11. Disini adalah setting untuk Mysql Database-nya. Masukkan password kalian dan pastikan muncul notifikasi Mysql Connection ok, jika sudah klik Next.

Click to Reveal !!:




12. Isi form registrasi untuk akun Administrator, kemudian klik Next

Click to Reveal !!:


13. Ini adalah pengecekan terakhir sebelum diinstal, pastikan semuanya telah terisi dengan benar. Jika kalian belum yakin atau ada yang perlu dirubah, klik saja Previous, tapi kalo udah yakin langsung aja klik Install Dokeos.

Click to Reveal !!:




14. Jika muncul tampilan seperti ini, maka instalasi Dokeos telah berhasil. Klik Go To Your Newly Created Portal.

Click to Reveal !!:




15. Yap, inilah tampilan home website E-learning kalian. Silahkan login dengan akun Admin kalian, kemudian lakukanlah konfigurasi-konfigurasi sampai website kalian ini jadi. :)

Click to Reveal !!:




Semoga bermanfaat :)
Share:

Membuat E-Learning berbasis Dokeos di Debian Squeeze


Dari beberapa hari yang lalu saya sedang giat-giatnya menggarap sebuah job dari sekolah untuk membuat sebuah website e-Learning berbasis Dokeos. Kalian tentunya tau kan apa itu website e-Learning? Ya, itu adalah sebuah web yang fungsinya untuk belajar layaknya di sekolah tapi secara online. Disitu nanti akan ada modul pembelajarannya yang dapat di upload oleh guru-guru yang bersangkutan dan juga ada ujian onlinenya. Jadi ini akan sangat bermanfaat sekali untuk menghemat ruang, waktu dan biaya.

Lalu apa Dokeos itu? Dokeos adalah sebuah LMS yang open source. Fitur-fiturnya antara lain, E-learning management, Oogie Rapid Learning, dan LiveConference. Silahkan merujuk ke link-link yang saya beri diatas saja jika kalian ingin mengetahui Dokeos lebih lanjut.

Baiklah, langsung saja kita mulai cara Membuat E-Learning berbasis Dokeos di Debian Squeeze

1. Install dulu webserver-nya (Apache + Mysql + php) nya. Silahkan menuju postingan saya yang ini jika kalian masih belum tau cara instalasi webserver di Debian Squeeze. Setelah itu pastikan semua telah terinstall dengan baik yaa.

2. Download dulu dokeos yang terbaru :

# wget http://www.dokeosnet.com/download/dokeos-2.1.1.zip

3. Install unzip :

# apt-get install unzip

Lalu ekstrak file dokeosnya dengan perintah berikut :

# unzip dokeos-2.1.1.zip

oiya, mendingan kita rename aja nama foldernya biar gampang nantinya.

# mv dokeos-2.1.1 dokeos

4. Pindahkan folder dokeos ke /var/www dan edit hak akses permisinya

# mv dokeos /var/www/
# chmod -R 777 /var/www/dokeos
# chown -R root.www-data /var/www/dokeos


Click to Reveal !!:





5. Setelah itu sekarang kita edit settingan apache nya agar direktori default webservernya langsung mengarah ke si dokeos ini.

# nano /etc/apache2/sites-enabled/000-default

Click to Reveal !!:




Edit persis seperti gambar dibawah ini :

Click to Reveal !!:



Save kemudian exit filenya.

6. Yang terakhir adalah merestart apachenya :

# /etc/init.d/apache2 restart

7. Nah, berhubung Debian kita tidak memiliki tampilan grafis, oleh karena itu untuk menginstall dokeosnya kita harus menggunakan jasa komputer lain. Silahkan sambungkan si Debian ke sebuah
laptop, lalu ketikkan ip server di browser. Maka akan tampil seperti berikut, silahkan klik Install Dokeos.

Click to Reveal !!:



8. Disini kalian disuruh untuk memilih bahasa yang akan digunakan. Klik Next.

Click to Reveal !!:



9. Pastikan semua kebutuhan sistem telah terpenuhi, klik New Instalation jika sudah yakin.

Click to Reveal !!:






10. Klik I Accept :

Click to Reveal !!:



11. Disini adalah setting untuk Mysql Database-nya. Masukkan password kalian dan pastikan muncul notifikasi Mysql Connection ok, jika sudah klik Next.

Click to Reveal !!:




12. Isi form registrasi untuk akun Administrator, kemudian klik Next

Click to Reveal !!:


13. Ini adalah pengecekan terakhir sebelum diinstal, pastikan semuanya telah terisi dengan benar. Jika kalian belum yakin atau ada yang perlu dirubah, klik saja Previous, tapi kalo udah yakin langsung aja klik Install Dokeos.

Click to Reveal !!:




14. Jika muncul tampilan seperti ini, maka instalasi Dokeos telah berhasil. Klik Go To Your Newly Created Portal.

Click to Reveal !!:




15. Yap, inilah tampilan home website E-learning kalian. Silahkan login dengan akun Admin kalian, kemudian lakukanlah konfigurasi-konfigurasi sampai website kalian ini jadi. :)

Click to Reveal !!:




Semoga bermanfaat :)
Share:

Tutorial install Debian 6 Squeeze


Sepertinya lucu jika saya yang sudah memposting berbagai macam tutorial tentang Debian ternyata belum pernah memposting tentang tutorial bagaimana caranya install Debian. Padahal kan kalo Debiannya belum diinstall, semua tutorial-tutorial saya tidak akan ada gunanya. :D Nah oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan membagikannya pada kalian walaupun rasanya sudah terlambat ya, hehe. Yah mungkin sebagian besar dari kalian yang pernah membaca blog ini pasti juga sudah tau bagaimana caranya install Debian 6 Squeeze, jadi saya kali ini tidak akan membuatkan postingannya pada kalian, melainkan videonya saja. Bukannya alibi lho ya :p

Ini videonya silahkan di tonton :



Semoga bermanfaat :)
Share:

Tutorial install Debian 6 Squeeze


Sepertinya lucu jika saya yang sudah memposting berbagai macam tutorial tentang Debian ternyata belum pernah memposting tentang tutorial bagaimana caranya install Debian. Padahal kan kalo Debiannya belum diinstall, semua tutorial-tutorial saya tidak akan ada gunanya. :D Nah oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan membagikannya pada kalian walaupun rasanya sudah terlambat ya, hehe. Yah mungkin sebagian besar dari kalian yang pernah membaca blog ini pasti juga sudah tau bagaimana caranya install Debian 6 Squeeze, jadi saya kali ini tidak akan membuatkan postingannya pada kalian, melainkan videonya saja. Bukannya alibi lho ya :p

Ini videonya silahkan di tonton :



Semoga bermanfaat :)
Share:

Friday, January 27, 2012

Cara membuat Radio Streaming Online di Ubuntu 11.10


Berawal dari saat saya melihat teman saya yang berhasil membuat sebuah server radio streaming online di laptop Windowsnya, satu kata yang saat itu terbersit di benak saya, kereeen. Ya, saya berpikir itu adalah hal yang keren. Saya pun penasaran, bisakah Ubuntu melakukan ini? Setelah googling sana-sini dan mencari beberapa referensi, akhirnya dapet juga tutorial tentang cara membuat radio streaming online di Ubuntu 11.10.

Mari kita mulai, :D

*. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan :

- Komputer dengan OS Ubuntu 11.10
- Koneksi internet dengan kecepatan upload minimal 128kbps yang unlimited.
- Internet DJ Console (Download di Ubuntu Software Center)

1. Untuk membuat sebuah Radio Streaming kita memerlukan sebuah server yang menyediakan layanan tersebut. Ada banyak server-server radio streaming semacam ini, tapi disini kita akan menggunakan layanan dari caster.fm. Silahkan masuk ke web tersebut, lakukan registrasi, isi semua form, lakukan aktifasi email akun, login kembali ke caster.fm, lalu masuk ke kontrol panelnya.

Click to Reveal!:





2. Klik Start Server untuk mengetahui server ip dan port radio kalian.

Click to Reveal!:




Catat baik-baik, ini akan kita gunakan nanti.

3. Sekarang install dulu Internet DJ Console nya di Ubuntu Software Center

Click to Reveal!:




4. Setelah terinstall, silahkan dibuka softwarenya lalu masuk ke Output > Configuration > Connection > New dan lakukan konfigurasi seperti dibawah ini.

- server type: icecast 2 master
- hostname: di isi dengan server ip radio kalian
- port number: di isi dengan port radio kalian
- mounth point: /listen.mp3
- login name: source
- password: di isi dengan broadcast pasword kalian (kan tadi waktu register di caster.fm diminta dua password, satu password untuk kontrol panel dan satu untuk broadcast password.)

Click to Reveal!:



Setelah itu klik OK.

5. Selanjutnya pilih tab Format lalu setting seperti ini :

Click to Reveal!:



nb : Untuk bitrate bisa kalian sesuaikan dengan kecepatan internet kalian, tapi jangan kurang dari 32kbps karena nanti kualitas suaranya akan jelek.

6. Kemudian kalian tinggal klik Connect untuk menjalankannya. Indikator lampu warna hijau menandakan kalau koneksinya telah berhasil dan aktif.

Click to Reveal!:





Dan yang terakhir adalah mengetes apakah si Internet DJ Console sudah singkron dengan baik sama si caster.fm, kalian tinggal klik gambar rumah yg ada di samping kanan "stop server" lalu lihat di "now playing" apakah judul lagu yg kalian putar sama seperti yg tertulis di situ atau tidak. Dan, selamat kalian telah memiliki Radio Streaming Online sendiri dengan Ubuntu 11.10 :D

Click to Reveal!:



Semoga bermanfaat :)

Sumber : Ubuntu Indonesia
Share:

Blog Archive