Thursday, September 5, 2013

Konfigurasi DHCP Klien di Mikrotik


Ada kalanya ketika kalian berlangganan kepada sebuah Internet Service Provider (ISP), mereka tidak memberikan IP Address statik kepada kalian. Hal ini biasa terjadi dalam kasus klien-klien personal yang cuma berlangganan untuk kebutuhan internet rumahan. Sebenarnya kebijakan tersebut memiliki beberapa aspek positif. Salah satunya adalah dengan mengimplementasikan IP Address secara dinamis kepada pelanggannya, maka ISP dapat menghemat penggunaan IP Address. Jika ada pelanggan yang sedang dalam kondisi offline, maka IP Addressnya dapat digunakan oleh pelanggan lain. Selain itu, jika menggunakan IP Dinamis seperti ini, kalian dari sisi seorang pelanggan, tidak perlu repot-repot juga menanyakan IP Address kalian ke si ISP.

Coba lihat topologi dibawah ini :

Internet-----ISP(DHCP Server)---------(ether1)Mikrotik(ether2)---------LAN

Jika keadaannya seperti diatas, maka kalian tidak bisa mengkonfigurasi IP Address secara manual(statik) pada interface ether1. Kalian harus meminta atau meminjam IP Address beserta gateway maupun DNS Server yang digunakan kepada ISP. Perintahnya adalah sebagai berikut :

> ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no

Jika berhasil seharusnya akan muncul IP yang kalian sudah dapatkan dari ISP ketika kalian cek dengan perintah ini :

> ip dhcp-client print

Cobalah lakukan ping ataupun traceroute untuk mengetes apakah kalian sudah dapat terkoneksi ke internet atau belum.

Semoga bermanfaat :)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive