Monday, January 2, 2012

Cara blok website dengan Squid di Debian Squeeze


Hore, posting Debian lagi :D hehe Udah lama ya kayaknya, kemaren-kemaren cuma bisa posting yang ringan-ringan aja. Dan kali ini saatnya kita untuk berpesta dengan Debian lagi :D.
Tutorial sekarang akan ngebahas Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze. Sebenernya nge blok website dengan Squid ini adalah salah satu penerapan proxy server di Debian. Kenapa enggak saya kasih saja judul "Konfigurasi proxy server di Debian Squeeze"? Oh, tidak bisa. Proxy server itu luas, dan fungsinya bukan hanya untuk nge blok website saja. Jadi ya kita beri saja judul Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze sebagai bahan pemahaman dasar Proxy server. Lain kali baru akan kita bahas proxy server yang berfungsi untuk membatasi bandwidth, menyimpan cache dan lain lain :D
Squid sendiri adalah aplikasi untuk menjalankan proxy server. Dikutip dari wikipedia, Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.

Yah, cukup untuk pengenalannya, sekarang saatnya untuk tutorialnya.

Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze

1. Pertama-tama install dulu Squidnya

# apt-get install squid

2. Konfigurasi file /etc/squid/squid.conf

# nano /etc/squid/squid.conf

Ada beberapa hal yang perlu di edit disini. Perhatikan baik-baik ya.

a. Tekan ctrl + w lalu ketikkan kata kunci acl connect

Click to Reveal!:



Nanti akan ketemu baris acl connect method connect, kemudian tambahkan baris ini dibawahnya :

acl terlarang url_regex -i "/etc/squid/terlarang.txt"

nb: tulisan terlarang (biru) dan terlarang.txt (kuning) bisa kalian ganti sesuka kalian. Nanti tinggal sesuaikan saja.

Click to Reveal!:




b. Tekan ctrl + w lalu cari kata kunci cachemgr. Dibawah baris http_access deny manager, tambahkan http_access deny terlarang

Click to Reveal!:



c. Tekan lagi ctrl + w dan cari kata kunci allow localnet. Kemudian hilangkan tanda pagar (#) di depan http_access allow localnet

Click to Reveal!:



d. Yang terakhir cari kata kunci port 3128, kemudian tambahkan kata transparent setelah baris http_port 3128 seperti gambar dibawah ini.

Click to Reveal!:




Setelah itu save dan tutup filenya.

3. Sekarang buat file untuk tempat menulis situs-situs apa saja yang mau kita blok. Sesuaikan dengan settingan squid.conf tadi ya.

# nano /etc/squid/terlarang.txt

Disini terserah mau kalian masukkan situs apa aja. Sebagai contoh saya masukkan google.com.

Click to Reveal!:


Save dan tutup filenya.

4. Lanjut, ini perintah routing supaya proxynya bisa bekerja.

# iptables -A PREROUTING -t nat -j REDIRECT -p tcp -s 192.168.7.0/24 -d 0/0 --dport 80 --to-ports 3128

nb : yang saya tandai merah itu kalian sesuaikan dengan network address jaringan lokal yang mau kalian arahkan ke proxy.

Click to Reveal!:




5. Yang terakhir restart Squid nya.

# squid -k reconfigure && /etc/init.d/squid restart

Sekarang coba kita test. Buka di browser alamat google.com, jika muncul seperti ini maka Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze telah berhasil. :D

Click to Reveal!:




Semoga bermanfaat :)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive