Sunday, November 22, 2009

Desktop Environment di Linux Ubuntu

Desktop Environment di Ubuntu

Sebenarnya apa sih yang dimaksud Desktop Environment dalam linux ? Termasuk ubuntu. Seperti kita ketahui bahwa dulunya linux berjalan hanya pada text mode. Ya perintah berbasis text, melalui terminalnya. Makanya banyak orang yang beranggapan linux tuh sulitnya minta ampun. Pernah denger plesetan Linux = Linu , trus ada distro Suse = Susah malah yang aheng lagi Red Hat  = Topi Miring yang bikin teler. Ga kaya yang lain, seolah kita disuapin makannya, tinggah nyam.. nyam... Tapi itu dulu, sekarang? coba aja di liat, kalau penasaran coba Live CD nya. Udah yakin? Install deh di komputer kita.

Hal itu dulu ada benarnya juga sih, tapi kini tidak masuk akal kalau linux dibilang asing atau sulitnya minta ampun, apalagi kalau sekedar mengoperasikannya. Ga beda jauh ma OS lainnya. Buktinya di t4 ku, anak-anak SD ampai yang dah kerja, mereka ga mengalami kesulitan waktu mengoperasikannya. Malah ada yang ketagihan, laptopnya minta di install Ubuntu, CPU nya minta di installin Ubuntu, ribet pakai OS yang "itu", sering error, install ulang sering banget, virus lagi virus lagi dsb.

Dengan adanya Desktop Environment ( *DE ) di linux, maka kita emang benar-benar merasa dibikin mudah dalam pengoperasiannya. Karena dengan Desktop Envi ini linux kita bisa tampil dalam mode grafis ( GUI ).Tapi bukan berarti text base nya di hilangkan. Masih tetap ada. Terus, ada juga yang berkomentar, kok tampilannya beda-beda yah? Itulah unik linux, tiap pemakainya bisa meng customasi sistem sesuai seleranya dengan memilih begitu banyaknya theme ( tema ) yang bisa di download, bahkan bisa juga memilih Desktop sesuai seleranya. Untuk yang itu ga usah di bahas deh. Kita liat aja judul postingan ini, yang "Desktop Environment di Ubuntu". Hehe.. makanya, kita coba untuk mengenal apa aja sih Desktop envi di Ubuntu ( juga di distro linux lainnya )

Langsung ke Meja Hijau.

Saudara Desktop Environment, dalam sidang ini saudara diminta untuk memberikan keterangan diri kalian masing-masing. Sebelumnya, akan saya absen satu persatu. Siap?..... baik
1. Gnome ... hadir
2. KDE ... saya
3. Xfce ... ada
4. LXDE.. disini

Sip.Langsung, aja dari :

1. Gnome.
Gnome  adalah salah satu Desktop envi yang menjadi bagian dari GNU project dengan tujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi user ataupun developer dalam mengoperasikan desktop mereka, meliputi program maupun data. Hal dasar yang ada pada Gnome adalah kesederhanaan dan kemudahan dalam pengoperasiannya untuk setiap orang.

Gnome memiliki komunitas yang luas ( worldwide ) yang bekerja sama dalam membangun dan terus mengembangkannya. Selain itu Gnome juga didukung oleh banyak perusahaan yang bekerja dalam lingkungan GNU/Linux dan Unix, termasuk HP, IBM, Mandriva, Novell, Red Hat dan Sun. Untuk lebih jelasnya coba hubungi foundation.gnome.org.


2.KDE

KDE adalah salah satu tim yang membangun desktop komputer. Yang menjadi basis dari KDE ini adalah Linux dan juga Unix. Dalam paketnya KDE telah menyertakan software produktif untuk Office, internet, aplikasi web, multimedia dan hiburan, pendidikan serta grafis. Saat ini KDE telah diterjemahkan ke lebih dari 60 bahasa dan dikembangkan dengan tujuan kemudahan dalam operasionalnya.Tampil dengan gaya yang anggun dan modern. Info lengkapnya bisa liat liat di sini

Untuk menginstall KDE di ubuntu kita, umumnya bisa dari synaptic maupun dari terminal. Kalau dari terminal ketikkan perintah berikut :
-----------------------------------------------------------------------------
#sudo apt-get install kubuntu-desktop
-----------------------------------------------------------------------------
Masukkan password bila diminta.
3.Xfce

Xfce adalah salah satu desktop environtment yang ringan. Artinya saat pengoperasiannya tidak membutuhkan hardware yang wah wah. Singkatnya adalah bahwa Xfce saat dibuatnya memiliki misi untuk dapat menjalankan aplikasi dengan cepat meski dengan resources yang ngos ngosan, eh biasa-biasa aja. Xfce yang udah versi 4.6 ini dibangun dengan philosofi tradisional UNIX, yaitu modularity dan re-usability. Hal ini terdiri dari berbagai komponen yang bekerja sama dalam membangun lingkungan desktop. Untuk jelasnya silahkan tinjau.

Untuk menginstallnya gunakan perintah : 
-------------------------------------------------------------
#sudo apt-get install xubuntu-desktop
-------------------------------------------------------------
Kalau diminta password isikan password seperti biasanya. 

4.LXDE

LXDE [  ] alias Lightweight X11 Desktop environbment, adalah salah satu desktop envi yang seperti namanya, ringan. Artinya ga butuh resources kelas wahid untuk mendapatkan performa sistem yang extreme, sehingga menghemat sumberdaya juga. Seperti DE lainnya, LXDE yang notabene adalah desktop envi baru, ini dikembangkan juga oleh komunitas internasional, menghadirkan interface yang cantik, adanya dukungan multi bahasa, adannya shorcut standar keyboard dan juga feature-feature tambahan lainnya, seperti tabbing file browser.

LXDE mengklaim menggunakan sumber daya CPU dan RAM yang relatif lebih hemat dari DE lainnya.LXDE ini juga didisain khusus untuk cloud computer dengan spesifikasi hardware yang sederhana seperti netbook, mobile device serta komputer-komputer seri lama. LXDE bisa diinstall di Ubuntu atau Debian.

Untuk menginstallnya,
 
Sebelumnya editlah /etc/apt/sources.list dan copas teks di bawah ini
------------------------------------------------------------------------------ 
deb http://ppa.launchpad.net/lxde/ubuntu hardy main
deb-src http://ppa.launchpad.net/lxde/ubuntu hardy main
------------------------------------------------------------------------------
Note : 
Untuk ubunu  jaunty maka gantilah hardy dengan "jaunty"
Untuk ubuntu Carmic Koala maka gantilah hardy dengan "carmic
 
 
Kemudian di terminal ketiklah :
sudo apt-get update 
sudo aptitude install lxde 



Ok laporan udah diterima. Untuk yang lainnya bisa di informasikan pada sidang berikutnya. Dengan ini sidang saya tutup. Tok.. tok.. tok.. ;)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive